Penyusunan Rencana Program Anggaran Tahun 2013
Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama se Sumatera Utara

 


Gambar 1 Arahan dan Bimbingan Bapak KPTA Medan

Berastagi , 28-30 Nopember 2011 | pta-medan.go.id
Sehubungan akan dilaksanakan Penyusunan Anggaran Tahun 2013 dan Perkiraan Penarikan Anggaran Tahun 2012 serta Estimasi Pendapatan Negara Bukan Pajak Tahun Anggaran 2012, maka Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama se Sumatera Utara melaksanakan rapat untuk kegiatan tersebut pada tanggal 28 s/d 30 Nopember 2011 bertempat di Hotel Sinabung Berastagi.

Dalam pengarahannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Bpk. Drs. H Soufyan M. Saleh, SH, menjelaskan bahwa program Pengadilan Agama Tinggi Agama Medan untuk Tahun Anggaran 2012 paling tidak mencakup kepada 3 hal: Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat; Repitalisasi mediasi sebagai Alternative Dispute Resolution; Program pos bantuan hukum.

 


Gambar 2-3 Koordinasi PTA Medan dan PA se Sumut dalam Pembuatan Rencana Penarikan Pagu DIPA 2012 dan Perencanaan Anggaran 2013

Kegiatan ini dihadiri oleh Panitera/Sekretaris atau Wakil Sekretaris dan Operator RKA-KL dari masing-masing PA. Koordinasi ini diawali dengan pembuatan Rencana Penarikan Pagu DIPA 2012 serta membuat Perencanaan Anggaran 2013. Nilai pagu sementara akan dibagi berdasarkan skala prioritas. Pembangunan masih menjadi prioritas utama, hal ini disesuaikan dengan usulan dari sejumlah Pengadilan Agama se Sumatera Utara.

Setelah koordinasi kegiatan Penyusunan Rencana Program dan Anggaran Tahun 2013 ini berjalan dengan baik, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Bapak Drs. H. Syahron Nasution, SH, MH, dalam sambutan ketika menutup acara menyampaikan saran dan pesan-pesannya kepada semua peserta rapat, bahwa anggaran digunakan konsisten sesuai yang telah direncanakan, termasuk tambahan anggaran BUA, sehingga di masa yang akan datang pihak pusat memberikan kepercayaan yang penuh kepada PTA Medan dan PA Se Sumatera Utara. Pagu DIPA dan tambahan anggaran BUA harus direspon dengan baik, bukan hanya untuk menyelesaikan tugas, tapi juga untuk output produktif seperti menciptakan SDM yang berkualitas, serta yang paling penting adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (zul/ty)

  • 942-d-nurlela.jpg
  • 943-habibuddin.jpg
  • 944-paet-hasibuan.jpg
  • 945-muslim.jpg
  • 946-habib-rasyidi.jpg
  • 947-rosyid-mumtaz.jpg
  • 948-syarkawi.jpg
  • 949-eldi-harponi.jpg
  • 950-abdul-wahid.jpg
  • 951-muslih.jpg
  • 952-rizal.jpg
  • 953-d-ahsin-hamid.jpg
  • 954-d-pahlawan-harahap.jpg
  • 955-s-rosmawardani.jpg