
Sibuhuan, Senin 15 Juli 2019, Pengadilan Agama Sibuhuan melaksanakan Bimbingan Mental yang dipimpin langsung oleh Ketua PA Sibuhuan A. Syarkawi, S.Ag, MH seusai Apel pagi dilaksanakan, acara Bintal ini dilaksanakan di ruang Kepaniteraan pukul 09.30 WIB. Sebagai topik Bintal kali ini Ketua PA Sbh mengutip Al-Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ummu Mu’minin Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah Radhiyallahu anhaa. Yang berbunyi :
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Artinya : “Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima” (HR. Ibnu Majah no. 925, shahih)
Adapun makna yang terkandung dalam hadist diatas, Ketua PA Sbh menyampaikan secara garis besar yang di bagi dalam 3 (tiga) Makna Hadits
Pertama علما ناغعاbermakna ilmu yang bermanfaat yaitu ilmu agama berupa Al Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus shalih yang diamalkan oleh pemilik ilmu lalu dia mengajarkan ilmu tersebuit kepada orang lain, maka orang-orang yang korupsi tentu bukan orangnya yang tidak berilmu akan tetapi ilmunya belum memberikan manfaat bagi dirinya.
Kedua رزقا طيبا bermakna rizki yang baik yaitu rizki yang halal baik dzatnya itu sendiri berupa makanan-makanan yang Allah halalkan dari makanan yang baik-baik lagi bermanfaat. Karena tidaklah halal suatu makanan atau minuman kecuali makanan tersebut adalah makanan atau minuman yang baik, dan tidaklah suatu makanan atau minuman itu dikatakan haram kecuali makanan atau minuman tersebut adalah sesuatu yang buruk.
Atau makanan dan minuman tersebut didapat dengan jalan-jalan yang halal menurut syariat islam ,seperti jual beli yang halal , ataupun hasil pemberian berupa sodaqoh ataupun hadiah
Ketiga ملاو متقبلا adalah amalan yang diterima di sisi Allah ta’ala sebagai amal sholih, pelakunya diberi balasan dengan balasan yang baik berupa pahala. Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Hafidzhahullahu ta’ala mengatakan: sebuah amalan dikatakan sebagai amal shalih jika didalamnya terpenuhi 3 syarat, beriman kepada Allah dan mentauhidkan-nya, Ikhlas tanpa tujuan untuk riya’ dan sum’ah, dan akhir acara bintal ini Ketua PA Sibuhuan mengajak seluruh Keluarga Besar PA Sbh agar selalu tetap mengikuti tuntunan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam.