
Sesuai dengan surat Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor : 2506/DjA/HM.02.3/8/2023, tanggal 4 Agustus 2023, perihal "Pengumuman Hasil Eksaminasi Tahap I Eksaminasi Berkas Perkara Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2023, maka dilanjutkan dengan ujian wawancara secara zoom. Salah seorang penguji wawancara adalah Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, S.H.,M.H. yang tergabung dalam kelompok IV. Ada 19 orang peserta ujian pada kelompok IV yang berasal dari berbagai PA di seluruh Indonesia. Mereka adalah Hakim di PA Kls I-A dengan pangkat IV/d dan telah dinyatakan lolos pada tahap eksaminasi berkas perkara. Pelaksanaan wawancara tersebut selama 2 (dua) hari yaitu hari Senin dan hari Selasa tanggal 14 dan 15 Agustus 2023.
Dalam wawancara tersebut, peserta ujian menghadapi 6 (enam) orang penguji yang dilaksanakan secara panel. Bahan wawancara terdiri dari hukum formil, hukum materil, managemen pengawasan, visi, misi dan kebijakan, manajemen SDM dan keuangan serta administrasi yustisial. Masing-masing penguji diberikan alokasi waktu untuk menguji selama 5 (lima) menit, dengan demikian alokasi waktu untuk seorang peserta wawancara selama 30 menit.
Dalam wawancara tersebut, banyak peserta wawancara yang dapat menjawab dengan baik atas pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Namun demikian, ada juga peserta wawancara yang tidak siap menghadapi wawancara tersebut. Bahkan ada yang menyakan tidak tahu sama sekali sekalipun sesungguhnya pertanyaannya tidaklah terlalu sulit. Misalnya, ketika seorang penguji menanyakan apa kepanjangan “DIPA”, ada di antara peserta wawancara tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Yang sangat ironis adalah ketika ditanyakan apa kepenjangan ‘WBK dan WBBM”, ternyata masih banyak yang tidak dapat menjawabnya dengan baik. Dan herannya lagi, peserta wawancara tersebut memakai PIN WBK, artinya unit kerjanya adalah peraih WBK. Begitu juga atas pertanyaan yang lain yang sesungguhnya mudah dijawab, tapi peserta wawancara menyatakan tidak mengetahuinya.
Pelaksanaan wawancara dalam menjaring calon Hakim Tinggi ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Semoga mereka yang ikut wawancara ini terjaring calon Hakim Tinggi yang berkualitas dan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Apalagi, Hakim Tinggi adalah sebagai pelaksana kawal depan MA dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap PA yang berada dalam wilayah masing-masing. (ahp)