Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal  13 Mei 2024, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Sesuai dengan Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah  Dr. H. Zulkifli Yus, M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan),  Penceramah mengambil temah adalah “Ibadah Salat membentuk kepribadian muslim”,  kegiatan ceramah dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan. Pembawa Acara dalam pembinaan mental ini adalah Muhammad Sahrun, S.H.I., M.H.  (Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda Pengadilan Tinggi Agama Medan).

Dalam Ceramahnya  penceramah Bapak Dr. H. Zulkifli Yus, M.H., menyampaikan bahwa salah satu manfaat utama Sholat Subuh adalah membantu membangun kedisiplinan diri. Melakukan ibadah ini pada waktu yang sangat awal menuntut kedisiplinan dalam membangunkan diri dari tidur dan melaksanakan aktivitas ibadah secara teratur. Selain manfaat spiritual, Sholat Subuh juga memberikan manfaat kesehatan fisik. Melakukan gerakan-gerakan sholat seperti rukuk, sujud, dan berdiri dapat melibatkan berbagai otot tubuh. Gerakan ini membantu melenturkan dan memperkuat otot-otot, menjaga kelenturan tubuh, serta meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, melakukan Sholat Subuh di pagi hari juga memicu pelepasan endorfin, hormon kebahagiaan, yang dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan energi positif sepanjang hari.  Sholat Subuh di pagi hari memberikan kesempatan untuk berkomunikasi dengan Allah secara pribadi dan mendapatkan ketenangan batin. Sholat Subuh merupakan cara yang efektif untuk memulai hari dengan produktivitas yang tinggi. Setelah menunaikan ibadah ini, seseorang merasa segar, konsentrasi meningkat, dan pikiran yang jernih. Sholat Subuh adalah ibadah yang mendatangkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Allah menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang melaksanakan sholat ini secara konsisten. Begitu juga dengan Shalat Jurhur, Ashar, Magrib dan Isa.

Bahwa mengingat banyaknya umat yang enggan atau malas dalam mendirikan shalat atau umat ingin shalat tapi tidak tahu ilmunya, atau mengerjakan namun keliru, atau mendirikan dan melaksanakan shalat namun tidak menghayati kandungan dan makna dalam shalat tersebut ? Pertanyaan-pertanyaan itu layak untuk dikemukakan, mengingat masih banyaknya umat Islam saat ini yang melaksanakan shalat, namun seolah shalatnya tidak memberikan dampak apapun dalam perilaku keseharian, baik perilaku individual maupun perilaku sosial.

Allah SWT, telah berfirman di dalam QS. Al-Ankabut (29) : 45 :
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Sesungguhnya shalat yang khusyu, disertai hati yang tunduk, pengerjaan rukun, dan penghayatan bacaan dengan benar dan ikhlas memiliki dampak efektif dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar. Shalat yang dilakukan dengan kehadiran hati pada setiap apa yang dilakukan, merupakan dzikir yang murni karena Allah Ta’ala yaitu shalat yang menyatukan gerak hati, lisan, dan anggota badan secara integral.
Dengan memahami terhadap makna kata-kata yang terdapat dalam QS. Al-ankabut (29) 45, maka minimal ada 4 hal pokok yang harus tertanam pada diri seseorang dalam mengerjakan sholat. Ke 4 hal tersebut adalah :

  1. Shalat itu harus dikerjakan secara berkesinambungan dengan mentaati syarat-syarat dan rukun-rukunnya;
  2. Shalat merupakan pemberi ingat kepada yang melaksanaknnya, dan shalat itu sendiri yang nantinya akan melarang melakukan pelanggaran yang tidak diridhoi Allah SWT;
  3. Shalat hanya akan mempunyai peranan yang sangat besar dalam mencegah dari perbuatan yang keji dan munkar, apabila shalat dilaksanakan dengan kesempurnaan dan berkesinambungan.
  4. Mengingat Allah memerlukan latihan kejiwaan dan pengulangan pengalaman agar ia menjadi kebiasaan yang melekat.

Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

(Jas). 

 

  • 781-s-imbalo-rev.jpg
  • 782-s-kaloko-rev.jpg
  • 783-s-erpidesrina-rev.jpg