Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal  4 November 2024, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Sesuai dengan Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah  Drs. Ahmad Sobardi Nasution, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan),  Penceramah mengambil temah adalah “Narcissistic Personhality Disorder (Npd)”,  kegiatan Bintal dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan. Pembawa Acara dalam pembinaan mental ini adalah MARTIN ANGGA HARDIYANTO, A.Md. (Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan).

Penceramah bahwa  Narcissistic personality disorder (NPD) adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan rasa percaya diri terlalu tinggi, sikap manipulatif, serta “haus” perhatian dan kekaguman. Banyak penderita NPD tidak menyadari kondisi yang dialaminya, sehingga sering kali membuatnya sulit untuk berhubungan baik dengan orang lain. Narcissistic personality disorder atau gangguan kepribadian narsisistik biasanya mulai terlihat di usia remaja hingga awal masa dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, tetapi umumnya karena karakteristik bawaan (genetik) atau pengaruh pola asuh di masa kecil. Misalnya, seseorang sejak kecil dimanja oleh orang tua secara berlebihan sehingga selalu mengharapkan perlakuan yang sama dari orang lain. Saat beranjak dewasa dan segala sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya, orang tersebut pun akan kesulitan untuk mengendalikan emosi. Sering dipuji sejak kecil secara berlebihan meskipun tidak sesuai dengan kenyataan juga berperan dalam perkembangan gangguan kepribadian narsisistik. Namun, trauma, pengabaian, atau kurang dukungan selama masa kecil juga bisa menjadi penyebab narcissistic personality disorder.

Secara garis besar, inilah beberapa gejala narcissistic personality disorder yang perlu dipahami:

1. Merasa berhak mendapatkan perlakuan istimewa

Penderita narcissistic personality disorder biasanya merasa sedih dan kecewa ketika ia tidak diberi bantuan atau perlakuan spesial dari orang lain, karena ia merasa pantas untuk mendapatkannya. Ia menganggap dirinya penting, istimewa, dan layak diberi perhatian khusus oleh orang lain.

2. Selalu haus akan pujian

Ciri-ciri paling umum dari seorang narcissistic personality disorder adalah selalu “haus” akan pujian atau kekaguman dari orang lain. Orang dengan gangguan kepribadian ini merasa perlu mendapatkan pengakuan dari orang lain dan sering kali menyombongkan pencapaiannya, bahkan melebih-lebihkannya, hanya untuk dipuji oleh orang lain.

3. Menolak kritik, selalu merasa benar, dan suka mencari perhatian

Menolak kritik sekecil apapun, tidak mau mengakui saat dirinya salah, merasa dirinya benar, dan sering berperilaku berlebihan untuk mencari perhatian orang lain.

4. Bersikap manipulatif

Penderita gangguan ini pada awalnya mungkin mencoba untuk menyenangkan orang lain dan membuat orang terkesima padanya. Namun, pada akhirnya nanti, kepentingan dan kebutuhan dirinya sendiri yang akan diutamakan dan selalu didahulukan.

5. Suka memanfaatkan atau mengeksploitasi orang lain

Penderita narcissistic personality disorder biasanya memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri, baik secara sadar maupun tidak.

6. Tidak memiliki teman yang terjalin lama

Sedikit teman dekat atau bahkan tidak memiliki teman sama sekali yang benar-benar dekat secara intens.

7. Terlihat sangat percaya diri dan dominan, padahal hanya “topeng”

Orang yang memiliki narcissistic personality disorder menampilkan dirinya yang penuh percaya diri, tegas, dan terkesan mampu mendominasi orang lain. Ia suka memiliki kendali terhadap orang lain dan takut untuk kehilangan kendalinya.

8. Kurang empati terhadap orang lain

Narcissistic personality disorder juga ditandai dengan kurangnya rasa empati. Penderita NPD cenderung enggan memahami atau peduli terhadap perasaan orang lain.

9. Merasa superior

Merasa lebih unggul dan superior dari orang lain juga termasuk tanda narcissistic personality disorder. Gejala NPD lainnya adalah perilaku arogan, angkuh, dan meremehkan, terutama terhadap orang dengan status sosial yang lebih rendah.

10. Iri pada orang lain atau yakin bahwa orang lain iri padanya

Pada narcissistic personality disorder, penderitanya memiliki rasa iri yang besar terhadap orang lain dan ia akan menghabiskan banyak waktu untuk berusaha memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain.

 

Cara Menghadapi Narcissistic Personality Disorder

Beberapa tips dalam menghadapi orang yang menderita narcissistic personality disorder:

  • Tetapkan batasan dalam berhubungan. Artinya, perlu diingat bahwa bukan tugas atau tanggung jawab Anda untuk mengendalikan emosi orang lain.
  • Cobalah untuk memberikan komentar dengan hati-hati dan kata-kata yang positif.
  • Hindari perdebatan langsung dengan penderita narcissistic personality disorder karena akan terasa sia-sia. Jika ia mengamuk atau emosinya tidak terkontrol, cobalah meresponnya dengan tenang.
  • Jalin hubungan erat dengan teman-teman lain yang bisa membawa energi positif.

Perlu diingat bahwa orang dengan narcissistic personality disorder biasanya tidak berubah sekalipun Anda berusaha mengelola dengan baik hubungan dengannya. Pada dasarnya, penderita kondisi ini merasa ia tidak pernah cukup baik untuk dirinya sendiri. Sehingga, upaya Anda dan orang-orang di sekitarnya dengan memberikan perhatian atau kasih sayang pun tidak akan pernah cukup memuaskannya.

Hal yang bisa Anda lakukan jika memiliki kerabat atau teman dengan gejala narcissistic personality disorder adalah berkonsultasi dengan psikolog agar mendapatkan cara dan tips yang tepat untuk menghadapinya, bahkan hingga mengajaknya untuk ditangani secara profesional.

Meski tidak sepenuhnya menyembuhkan atau menghilangkan semua sikap narcissistic personality disorder, terapi dari psikolog bisa membantu mengendalikan gejala yang dialami oleh penderitanya. Konsultasi dapat Anda lakukan secara privat dan profesional melalui Chat Bersama Dokter.

Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

(Jas).

 

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg