PENELITIAN TENTANG MASA IDDAH PEREMPUAN

Hari ini, Kamis, tanggal 30 Juni 2016, merupakan kegiatan kultum terakhir dalam ramadhan 1437 H di Pengadilan Tinggi Agama Medan. Yang memberikan tausiah adalah H. Muhammad Ridwan Siregar, SH, MH. Beliau mengupas masalah Iddah perempuan. Berikut ulasan ceramah beliau selengkapnya:

Penelitian tentang Masa Iddah Perempuan,
Firman Allah pada penggalan surat Al Baqoroh ayat 228:

وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ ثَلاَثَةَ قُرُوءٍ وَلاَيَحِلُّ لَهُنَّ أَن يَكْتُمْنَ مَاخَلَقَ اللهُ فِي أَرْحَامِهِنَّ إِن كُنَّ يُؤْمِنَّ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ وَبُعُولَتُهُنَّ أَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِي ذَلِكَ إِنْ أَرَادُوا إِصْلاَحًا وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ وَاللهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ


Artinya: “Dan para istiri yang di ceraikan (wajib) menahan diri mereka meunggu tiga kali quru’ (haid atau suci). Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang di ciptakan Allah dalam rahim mereka, jika mereka beriman kepada Allah dan hari Akhir. Dan para suami mereka lebih berhak kembali kepada mereka dalam (masa) itu, jika mereka menghendaki perbaikan. Dan mereka para perempuan mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut. Tetapi para suami mempunyai kelebihan atas mereka.Allah mah perkasa lagi maha bijaksana.

Firman Allah pada penggalan surat Al-Baqoroh ayat 234:

وَعَشْرًا فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا فَعَلْنَ فِي أَنْفُسِهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Dan orang-orang yang wafat diantara kamu serta meninggalkan istiri-istiri, hendaklan mereka istiri-istiri menunggu (menahan) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah sampai (ahir) iddah mereka, maka tidak ada dosa bagimu mengenai apa yang mereka lakukan terhadap diri mereka menurut cara yang patut (berhias, bepergian atau menerima pinangan). Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu Kerjakan.

Secara fisik, 'iddah bertujuan untuk mengetahui keadaan rahim isteri, apakah telah bersih dari benih bekas suami pertama.
Menurut Dr. Abdul Basith As-Sayyid Guru besar anatomi medis dan konsultan medis di Pusat Nasional Mesir, menegaskan bahwa Robert Guilhem, adalah seorang pakar genetika yang juga pemimpin yahudi di Albert Einstain College, telah mendedikasikan usianya dalam penelitian sidik pasangan laki-laki secara empiris ilmiah, ia membuktikan dalam penelitiannya bahwa jejak rekam seorang laki-laki baru hilang setelah tiga bulan.
Setelah Robert Guilhem mengetahui hakikat empiris ilmiah dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) bagi perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan. ia mendeklarasikan dirinya masuk Islam.
Dari bukti empiris penelitiannya ini, mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian ulang dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa setiap wanita di sana hanya terdapat dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki antara dua hingga tiga orang. Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim dengan laki laki lain selain suaminya yang sah/slingkuh.

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukannya akhirnya meyakinkan sang pakar Guilhem bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat, harkat perempuan, menjaga kesucian keturunan dan menjaga keutuhan kehidupan social. Dan ia yakin bahwa wanita Muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi, kemudian ia pun menyatakan memeluk Islam.
Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian ulang dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa setiap wanita di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki dua hingga tiga. Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahan yang sah.

Keajaiban yang lain merupakan misteri yang di ungkap kan oleh seorang ilmuan ahli biokimia berkebangsaan amerika keturunan mesir ia seorang ilmuwan muslim, dr. Rashad Khalifa, adalah orang yang pertama yang menemukan sistem matematika pada desain al-quran. dia memulai meneliti komposisi matematik dari al-quran pada tahun 1968, dan memasukkan al-quran ke dalam sistem computer pada tahun 1969 dan 1970. Yang diteruskan dengan menerjemah kannya ke dalam bahasa inggris pada awal 70-an. berjudul “miracle of the quran : significance of the mysterious alphabet” pada oktober 1973., bertepatan dengan ramadhan 1393 H.


Fenomena angka 19 sering keluar dalam qur’an angka 19 inilah yang menjadi alat kontrol huruf di dalam al qur’an, sehingga al qur’an terpelihara dari orang tak bertanggung jawab. tidak akan pernah sedikitpun meleset dari hitung-hitungan, anda bisa bandingkan dengan kitab suci lain. perhatikan bagaimana angka 19 dalam mengontrol al qur’an:
keistimewaan angka 19 di dalam alqur’an ini, di antaranya:
1. jumlah surah al qur’an ada 114 atau 19 x 6.
2. bismillahirrahmanirrahim, yang merupakan kata pembuka dari surah al qur’an terdiri dari 19 huruf.
3. paket wahyu pertama (qs. al alaq (96) ayat 1—5), diturun- kan sebanyak 76 huruf atau 19 x 4.
4. ayat pertama kali turun, (qs. al alaq ayat 1), terdiri dari 19 huruf.
5. Surah al qolam ke-68, yang diawali huruf nun. jumlah nun dalam surat tersebut 133 atau 19 x 7
6. Surah yasin ke-36, yang diawali huruf ya sin, memiliki huruf ya sebanyak 237 dan huruf sin 48. bila dijumlahkan mejadi 285 atau 19 x 15.
7. Surat ke-13 (arra’du), yang diawali huruf alif lam mim ra’, di mana jumlah alif = 605, lam = 480, mim = 260 dan ra’ = 137, total keempat huruf tersebut 1482 atau 19 x 78.


Selain itu dalam beberapa kejadian di alam ini dan juga dalam kehidupan kita sehari-hari, ada yang mengacu kepada bilangan 19, di antaranya sebagai berikut:
1. Bumi, matahari dan bulan berada pada posisi yang relatif sama setiap 19 tahun.
2. Komet halley mengunjungi sistem tata surya kita pada setiap 76 tahun (19 x 4).
3. Tubuh manusia memiliki 209 tulang atau 19 x 11.

(rdw)

Khataman Alquran dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar PTA Medan


Hari Selasa tanggal 21 Juni 2016 bertepatan dengan 16 Ramadhan 1437 H memasuki malam Nuzulul Qur’an, PTA Medan mengadakan acara Khataman Alquran dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar PTA Medan di Aula PTA Medan. Acara ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat struktural, pegawai dan honorer PTA Medan beserta keluarganya masing-masing. Turut hadir juga undangan dari PA Medan.
Sekitar pukul 17.00 WIB acara dimulai dengan lantunan bacaan juz 30 Alquran yang dibacakan oleh 9 orang perwakilan dari 3 kelompok tadarus yang telah berjalan selama Ramadhan ini yaitu :
1. Dr. H. Muhammad Shaleh, SH., M.Hum. (Wakil Ketua PTA Medan)
2. Drs. H. Maraenda Hrp, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTA Medan)
3. Drs. H. M. Syazili Mathir, M.H. (Hakim Tinggi PTA Medan)
4. Drs. H. Pahlawan Hrp, S.H., M.A. (Hakim Tinggi PTA Medan)
5. Drs. Idham Khalid, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTA Medan)
6. Dra. Masdarwiaty, M.A. (Hakim Tinggi PTA Medan)
7. Dra. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTA Medan)
8. Addelaida Rangkuti, S.H., M.M. (Panitera Pengganti PTA Medan)
9. Drs. H. Syofyan Sauri, S.H., M.H. (Panitera Pengganti PTA Medan)

Khataman ini adalah puncak dari pelaksanaan tadarus yang telah dilaksanakan sejak 1 Ramadhan 1437 H.

Setelah khataman berakhir, acara dilanjutkan dengan pemberian dana santunan dari PTA Medan yang akan dibagikan kepada 60 orang, 19 orang diantaranya honorer PTA Medan. Secara simbolisasi diwakilkan oleh 5 orang honorer PTA Medan.

Menjelang berbuka puasa Ketua PTA Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H. memberikan kata-kata tausiyahnya. Beliau mengatakan acara ini terlaksana karena adanya pengamalan hadits : مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Barangsiapa yang memberi buka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi).

 

 Jadi terlaksananya acara ini merupakan bantuan bersama-sama dari keluarga besar PTA Medan. Beliau melanjutkan bahwasanya kegiatan tadarus bersama pada Ramadhan tahun ini merupakan kegiatan yang baru di PTA Medan sehingga beliau berharap dapat menjadi kebiasaan yang baik untuk Ramadhan-ramadhan selanjutnya. Beliau berharap dapat bertemu untuk acara yang seperti ini (Khataman dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar PTA Medan) sekali lagi sebelum pensiun di bulan Agustus 2017 karena insyaAllah Ramadhan tahun depan akan dimulai akhir bulan Mei 2017. Acara tausiyah harus berakhir karena waktu berbuka puasa tiba. Acara ini diakhiri dengan sholat maghrib berjama’ah dan makan malam bersama. (um)

PTA MEDAN SOSIALISASIKAN SIPP TINGKAT BANDING


Pengadilan Tinggi Agama Medan menyelenggarakan sosialisasi Implementasi Aplikasi SIPP Tingkat Banding versi 3.1.2. Acara sosialisasi ini rencananya akan dilaksanakan pada hari Jum’at mulai pukul 10.00 WIB, namun karena ada Panitera Pengganti PTA Medan mendapat musibah, (isteri dari Bp. Parluhutan, SH meninggal dunia) keluarga besar PTA Medan bertakziah ke rumah duka termasuk Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Kepaniteraan dan kesekretariatan, Pegawai dan honorer, sehingga acara sosialisasi ditunda ke Hari Senin, tanggal 20 Juni 2016 mulai pukul 10.00 WIB.
Sosialisasi Implementasi SIPP Tingkat Banding versi 3.1.2. dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H., yang diikuti oleh Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Plt. Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti PTA Medan. Dalam arahannya Ketua PTA Medan menyampaikan bahwa SIPP ini pertama kali dilaunching pada rapat koordinasi di Bali oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kita wajib mendukung program Mahkamah Agung untuk menerapkan dan menggunakan aplikasi SIPP ini, ujar Ketua PTA Medan.


Aplikasi SIPP Tingkat Banding merupakan satu paket aplikasi yang digunakan di lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer dan peradilan tata usaha Negara dengan tujuan; untuk membantu proses penyelesaian administrasi perkara, untuk memonitor kinerja satuan kerja dan aparatur peradilan serta menjadi sarana keterbukaan informasi publik. Data perkara yang ada di SIPP tingkat banding merupakan data hasil sinkronisasi pada pengadilan tingkat pertama di wilayah hukum masing-masing, data perkara yang terkait dengan proses upaya hukum banding secara otomatis akan masuk ke aplikasi SIPP Tingkat Banding. Oleh karena itu saya harap semua mengikuti sosialisasi SIPP ini dengan serius. Atas kehadiran bapak dan Ibu, para hakim tinggi dan panitera pengganti saya ucapkan terima kasih, ujar Ketua menutup arahannya.

Setelah arahan pimpinan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi implementasi SIPP yang disampaikan oleh Dra. Zuhairah, SH, Panitera Pengganti PTA Medan yang pernah mengikuti diklat SIPP di Jakarta. Sekitar pukul 11.30 WIB acara sosialisasi SIPP Tingkat Banding ini ditutup. (amr)

KEGIATAN RAMADHAN DI PTA MEDAN

 

 


Setiap tahun pada bulan Ramadhan di Pengadilan Tinggi Agama Medan dilaksanakan kegiatan tadarus dan kultum ramadhan setelah sholat zhuhur berjama’ah. Kultum dilaksanakan secara bergiliran, saling memberi nasehat, saling mengingatkan demi kebaikan hidup di dunia dan akhirat kelak. Sedangkan kegiatan tadarus alqur’an dimulai pukul 8.00 wib sampai selesai. Satu hari satu juz. Ada 3 kelompok tadarus, kelompok pertama dipimpin oleh Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H. mulai juz 1 s/d. 10. Kelompok kedua dipimpin oleh Drs. H. Muhammad Shaleh, S.H., M.Hum, juz 11 s.d 20, sedangkan kelompok ketiga dipimpin oleh Drs. H. Maraenda Harahap, SH.MH mulai juz 21 s.d 30.


Ramadhan ini harus lebih baik dari ramadhan kita tahun lalu, demikian Drs. H. Armia Ibrahim, SH, MH, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan memberikan tausiahnya di Mushalla Al-Mizan Pengadilan Tinggi Agama Medan. Sesuai dengan jadwal, Ketua mendapat kesempatan pertama memberikan tausiah di bulan suci ramadhan tahun ini. Kegiatan ramadhan ini diikuti oleh Wakil Ketua, seluruh hakim, Panitera dan Sekretaris, seluruh Pegawai dan honorer PTA Medan.

 


Di acara tausiah ramadhan ini kita tidak membedakan status, tidak perlu menyebut jabatan, kita semua sama disisi Allah yang membedakan hanya keimanan dan ketaqwaan kita, ujar Ustad Armia melanjutkan tausiahnya. Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya dilaksanakan pada bulan ramadhan, tetapi setiap minggu pada bulan lain perlu juga karena saling memberi nasehat, saling berbagi ilmu, saling mengingatkan adalah ajaran agama kita. Dan pemberi ceramah tidak hanya hakim tinggi saja tetapi yang bukan hakim namun secara fungsional dia adalah penceramah di masyarakat perlu juga kita tampilkan untuk memberi tausiah kepada kita. Kalau perlu ada komunikasi interaktif berupa tanya jawab dalam kegiatan ramadhan atau diluar ramadhan.
Beliau lalu membacakan ayat 183 surah Al Baqarah. Ayat ini dimulai dengan iman, diakhir ayat ada tujuan yaitu harapan taqwa, sedangkan ditengah ayat ada perintah puasa. Mengutif ulasan Syekh Mahmud Syaltout dalam bukunya Al islam Aqidah wa syari’ah. Puasa tidak hanya menahan diri saja tetapi juga menahan diri dari hal yang bisa mengurangi iman dan taqwa. Puasa hakikatnya adalah malaikat dalam bentuk manusia. Sedangkan diakhir ayat baqarah terdapat harapan yaitu taqwa, taqwa ini bisa tercapai bisa juga tidak, semua tergantung pada kualiatas puasanya. Yang sering merusak kualitas puasa adalah lidah dan mata, yang dilakukan oleh lidah adalah dusta, ghibah, namimah dan sumpah palsu. Sedangkan mata adalah melihat hal-hal yang dapat mempengaruhi syahwat.


Kita harus senantiasa bersyukur kehadirat Allah Subhanawata’ala karena kita masih dipertemukan dengan ramadhan tahun ini, lanjutnya. Oleh karenanya mari kita tingkatkan amal ibadah kita di bulan ramadhan ini. Bukan hanya ibadahnya saja yang ditingkatkan tetapi kualitas ibadah itu yang lebih penting untuk ditingkatkan. Karena barang siapa ramadhan ini lebih baik dari ramadhan tahun lalu maka ia termasuk orang yang beruntung. Kita harus selalu mengintrospeksi diri, baik hubungan kita kepada Allah maupun hubungan kita kepada sesama makhluk Allah. Apakah hubungan kita dengan Allah selalu harmonis? Apakah kita sering berkomunikasi dengan Allah melalui amal ibadah kita dengan ikhlas? Demikian juga hubungan kita sesama makhluk Allah juga harus harmonis, selaras dan seimbang. Singkatnya, apa yang kita lakukan harus dipikirkan dan diperhitungkan untung ruginya, manfaat dan mudharatnya baik untuk kita maupun orang lain. Berusahalah melaksanakan kegiatan ramadhan dengan baik, berikan hasil ibadah yang maksimal dan terbaik/berkualitas, demikian Ketua menutup tausiahnya. (amr)

Rapat Koordinasi PTA Medan dan PA Se-Sumatera Utara


Hari Kamis tanggal 2 Juni 2016, bertempat di Ruang Aula PTA Medan tepat Pukul 09.00 WIB Acara Rapat Koordinasi PTA Medan dan PA Se-Sumatera Utara dibuka. Rakor yang dihadiri oleh KPTA Medan, Waka PTA Medan, Plt. Sekretaris PTA Medan, para Hakim Tinggi PTA Medan serta para Ketua Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara juga turut dihadiri oleh Kepala Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi MARI Sutisna, S.Sos, M.Pd.
Dalam kesempatan ini Kabiro keuangan MARI menyampaikan bahwa Mahkamah Agung RI mendapatkan WTP (Wajar tanpa pengecualaian) berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum dan norma- norma pemeriksaan, penyajian laporan keuangan terdiri dari neraca dan lain-lain yang tidak diragukan. Untuk sekarang ini laporan berbasis akrual yang manfaatnya menyajikan informasi yang sebenarnya, adalah menggambarkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Kabiro keuangan juga meminta agar jangan bermain-main dengan anggaran, jangan nego/ minta komisi dengan penjual. Untuk merealisasikan belanja modal segera laksanakan dengan ULP.

 

Selanjutnya pengarahan oleh KPTA Medan, Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian yaitu hal yang bersifat umum, pemanfaatan TI, administrasi peradilan, administrasi umum, teknis yudisial, pembinaan dan pengawasan, dan masalah iuran. KPTA Medan berharap di setiap ruang sidang harus ada ruang pengaduan, laporan-laporan bulanan PA yang cepat dan benar akan diberi reward, buat inovasi-inovasi jangan hanya rutinitas saja. Meningkatkan pelayanan bagaimana pencari keadilan nyaman dan sejuk datang ke kantor PA, seperti yang dilakukan pada BANK. Saat ini juga fokuskan kepada aplikasi SIPP.
Wakil KPTA Medan, Dr. H. Muhammad Shaleh, SH., MH. yang datang ditengah acara dikarenakan harus mengikuti pembukaan acara Quality Assurance di di Hotel Grand Swiss Bell Medan, dalam rakor ini juga menambahkan mengenai laporan hasil pengawasan ke daerah yang baru saja selesai dilaksanakan.
Secara keseluruhan rapat koordinasi berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga semua peserta Rakor dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Rakor ini dengan sungguh-sungguh. (um)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg