IMPLIKASI ADOPSI TERHADAP HUKUM KEWARISAN DALAM ISLAM
Oleh: Muhammad Fauzan, SHI, MA (e-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.)


Pelaksanaan adopsi akan berimplikasi kepada aspek-aspek hukum seperti hukum kewarisan dan lain-lain. Dalam hukum kewarisan, sebagian orang tua angkat mewariskan hartanya kepada anak angkat sehingga menutup  hak-hak ahli waris.  Di samping itu ada pula orang tua angkat yang tidak mau memberikan hartanya kepada anak angkat karena bukan ahli waris sehingga kehidupan anak tersebut setelah meninggalnya orang tua angkat jadi terancam. Solusi dari persoalan ini adalah hibah dan wasiat.

Kata kunci: adopsi, anak angkat, waris, hibah dan wasiat

A.    Pendahuluan
Salah satu tujuan perkawinan adalah mengembangkan keturunan dan menjaga kelangsungan hidup sebuah keluarga. Banyak pasangan yang telah melangsungkan perkawinan dalam jangka waktu yang sudah lama, tetapi belum mendapatkan keturunan. Ketika hal itu terjadi rumah tangga merasa sepi, hidup tak bergairah, suasana terasa suram dan gelap menghadapi masa depan. Tidak ada anak kadang menyebabkan terjadinya konflik dalam rumah tangga bahkan ada yang berujung dengan perceraian.

Baca Selengkapnya

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg