HUKUM DAN KEADILAN

Oleh

SABARUDDIN LUBIS. SH

PENDAHULUAN

Semenjak dilahirkan di dunia, manusia telah mempunyai hasrat hidup secara teratur.  Hasrat untuk hidup secara teratur tersebut dipunyai sejak lahir dan selalu berkembang di dalam pergaulan hidupnya, namun apa yang dianggap teratur oleh seseorang, belum tentu dianggap teratur oleh pihak-pihak lain, oleh karena itu, maka manusia sebagai mahluk yang senantiasa hidup bersama dengan sesamanya memerlukan perangkat patokan, agar supaya tidak terjadi pertentangan kepentingan sebagai akibat dari pendapat yng berbeda-beda mengenai keteraturan tersebut, patokan-patokan tersebut tidak lain merupakan pedoman untuk berperilaku secara pantas, yang sebenarnya merupakan suatu pandangan menilai yang sekaligus merupakan suatu harapan.

Patokan-patokan untuk berperilaku pantas tersbut, kemudian dikenal dengan sebutan norma atau kaidah. Norma atau kaidah tersebut mungkin timbul dari pandangan-pandangan mengenai apa yang dianggap baik atau dianggap buruk, yang lazimnya disebut nilai. Kadangkala norma atau kaidah tersebut timdul dari pola perilaku manusia, sebagai suatu abstraksi dari perilaku berulang-ulang yang nyata.

Baca Selengkapnya

 

 

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg