GEBRAKAN BARU APLIKASI SIADPA PLUS PENGADILAN AGAMA PANYABUNGAN
Panyabungan, 26 Nopember 2012 (www.pa-panyabungan.net)
Drs.H. Alimuddin, SH, MH: “penghargaan dan prestasi ini hendaknya menjadi cambuk dan motivasi untuk terus berbuat, bukan menjadikan kita terlena dengan sanjungan dan penghargaan….”

Gambar 1 : Suasana pada saat Pembukaan pelatihan Aplikasi SIADPA di ruang Sidang PA Pyb
Jum’at/22/11/2012, bertempat diruang lobi, Pengadilan Agama Panyabungan memulai sebuah aktifitas baru dengan mengadakan diklat ditempat kerja. Kebijakan ini dilaksanakan dalam rangka mempertegas kebijakan ketua Pengadilan Agama Panyabangan tentang penerapan SIADPA, mulai penerimaan perkara hingga tahap penyelesaiaan perkara.
Dalam pembukaan yang disampaikan oleh Drs. H. Alimuddin, SH.MH, bahwa kegiatan DDTK ini akan diadakan setiap hari jum’at setelah pelaksanaan senam. Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa untuk mempertahankan prestasi memang susah dari pada membuat prestasi, ungkap Sang ketua yang baru saja memboyong dua penghargaan ke Panyabungan. Untuk sekedar mengingatkan, Pengadilan Agama Panyabungan baru-baru ini mendapat dua penghargaan, yaitu: Perpustakaan terbaik V Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Juara II SIADPA se- PTA Medan. “penghargaan dan prestasi ini hendaknya menjadi cambuk dan motivasi untuk terus berbuat, bukan menjadikan kita terlena dengan sanjungan dan penghargaan, kalau bisa sekarang juara II tahun depan harus juara I”, ungkap sang ketua saat memberikan motivasi kepada para hakim dan PP yang mengikuti DDTK.

Gambar 2 : Suasana pada saat DDTK Aplikasi SIADPA PLUS Pengadilan Agama Panyabungan
Kegiatan DDTK ini memang terkesan agak berbeda dari yang lain, pasalnya, kebiasaan DDTK hanya materi dan praktek dan tak jarang sekedar mengulang materi. Sementara para Hakim dan PP harus mengerjakan berkas-berkas yang telah disidangkan dalam satu minggu. Sehingga DDTK kali ini mengambil format sama dengan belajar kelompok, dimana para PP dan Hakim duduk bersama dibekali berkas-berkas yang disidangkan dalam satu minggu. Dengan demikian, maka diketahui kendala dan hambatan baik bagi PP maupun Hakim. Untuk lebih efektif dan produktifnya, selain PP juga dihadiri oleh Tim IT, seperti administrator dan supervisor, sehingga blanko-blanko yang belum ada dapat dibuat waktu itu juga. Hal ini, menurut ketua PA Panyabungan dimaksudkan menghindari keluhan dari PP dan Hakim tentang blanko dan sebagai tindakan preventif terjadinya tumpukan berkas dimeja kerja, “sehingga dalam satu minggu semua berkas sudah siap” ujar Pak Ketua.
Untuk menghindari kejenuhan, kegiatan ini diformat sedemikian rupa dalam suasana yang cukup rilek dan santai, tempatnya di ruang lobi dan sebagai pelengkap disungguhkan makanan ringan dan minuman alakadarnya. Sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan serius, santai, selesai. Ungkap pak ketua.
Kegiatan berakhir pada pukul 11. 30 WIB, alhamdulillah telah masing-masing majelis telah menyelesaikan lebih dari 5 berkas, sambil belajar hal-hal yang menjadi kendala dalam penerapan SIDPA.
Ditulis oleh : Muhammad Jufri (Admin IT PA Panyabungan)
(sumber : pa-panyabungan.net(26/11/12))