MEDIASI KT

Perkara perceraian tak dapat dinegasikan merupakan permasalahan hati. Terlepas dari apapun yang melatarbelakanginya, muaranya selalu berujung di hati. Dengan demikian, penyelesaiannya juga harus berangkat dari hati.

Hal inilah yang dilakukan Mediator, Tayep Suparli, S.Sy. yang ditunjuk oleh Majelis Hakim pemeriksa perkara Nomor 214/Pdt.G/2021/PA.Sbh. Mediasi yang dilaksanakan di ruang mediasi, Rabu (15/9/2021) berlangsung hangat.

Mengawali mediasi, Mediator mempersilahkan keduanya untuk mengutarakan hal-hal yang menjadi pemicu perselisihan yang berujung pada berlabuhnya di PA Sibuhuan. Tak perlu menunggu waktu lama, Mediator lantas melihat secercah cinta yang masih melekat di hati keduanya.

Permasalahan yang melanda hanyalah bunga-bunga kehidupan yang akan menguatkan akar-akar cinta yang sebelumnya telah disemai. Wejangan kehidupan dan semangat keluarga coba dikirim oleh Mediator kepada para pihak.

Setelah menerima nasehat yang berisikan nilai-nilai kehidupan dari Mediator serta berkah kekuatan hati, keduanya sepakat untuk bersama melangkahkan kaki dan mengayunkan tangan demi asa yang sempat diimpikan.

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg