Stabat, pa-stabat.go.id (27/01)

 

Hidup adalah pilihan, merupakan isi ceramah dari Bapak Drs. H. Badaruddin Munthe, SH.,MH, yang disampaikan pada acara Pembinaan Mental Pengadilan Agama Stabat di awal tahun pada hari Kamis 27 Januari 2022.  Allah Swt menciptakan sesuatu berpasang-pasangan, ada laki-laki dan ada perempuan, ada bumi dan ada juga langit, ada siang dan pasti ada malam. Allah Swt jadikan semua itu sebagai romantika hidup. Dalam hal ini, kita hanya dituntut untuk menjalaninya sesuai dengan Pilihan Allah Swt. Namun demikian, Allah Swt juga menjadikan ragam hidup, yang mana kita diberi kewenangan untuk memilihnya, sukses atau gagal dan bahagia atau celaka. Semua itu sangat tergantung pada keinginan dan pilihan kita. Jangan kita selalu menyalahkan takdir.

Bagi manusia, ada 2 pilihan mau jadi orang beriman kepada Allah atau menjadi orang tidak beriman. Seseorang tidak dipaksa untuk beriman pada Allah Swt, atau dilarang untuk kafir pada-Nya. Bagi Allah Swt, beriman atau kafir pada-Nya tidak akan menambah atau mengurangi qadrat (kekuasaan) dan izzah (kemuliaan)-Nya. Namun pilihannya itu, justru yang akan menentukan nasib seseorang diakhirat. Allah Swt akan membalas perbuatan seseorang sesuai dengan pilihannya. Orang yang memilih keimanan maka hidupnya akan tenang di dunia dan senang di akhirat dengan masuk surga-Nya. Bagi orang yang memilih tidak taat pada Allah maka neraka merupakan balasan yang tepat atas kekafiran dan kezhalimannya. Ketahuilah di dunia ini, kita menanam dan diakhirat sana kita akan menuainya. Oleh karena itu, marilah kita bertaubat dan memanfaatkan sisa umur yang ada untuk bertaqwa pada Allah Swt untuk menebus dosa-dosa masa silam kita. Semoga hidayah Allah masih mengalir dalam diri kita selagi kesempatan masih ada.

 

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg