Meski Hujan Debu, Aktivitas PA Sidikalang Tidak Terganggu

Sejak beberapa hari lalu ada pemandangan berbeda di Kota Sidikalang dan sekitarnya, banyak masyarakat berlalu lalang dengan menggunakan masker di wajahnya, udara pegunungan yang sejuk berubah menjadi gerah, nuansa langit yang biasa cerah sedikit menjadi agak kelabu, begitulah  suasana Kota Sidikalang pasca terjadinya erupsi gunung Sinabung yang cukup dahsyat tercatat pada hari Selasa tanggal  14 Januari 2014 gunung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo tersebut 38 kali mengeluarkan awan panasnya.

Arah angin yang berubah-ubahpun mengirim debu vulkanik ke Kota Sidikalang dan sekitarnya yang berjarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan darat dari Kota Kabanjahe (ibu kota Kabupaten Tanah Karo). Meskipun agak mengganggu, namun aktifitas warga Kota Sidikalang tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Hal yang sama terjadi di Pengadilan Agama Sidikalang, kegiatan kantor berjalan sebagaimana mestinya, hal itu bisa di lihat dari jumlah kehadiran Pegawai setiap harinya maupun sejumlah kegiatan yang telah terjadwal, apel pagi hari senin tanggal 13 Januari 2014 tetap terlaksana sebagai mestinya dengan Pembina apel Drs H. Mawardi Lingga, MA yang juga sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Sidikalang, Tuesday Meeting juga tetap terlaksana pada tanggal 7 Januari 2014 dengan agenda persiapan dan rencana kerja di tahun 2014. tak kalah pentingnya pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2014 Pengadilan Agama Sidikalang melakukan Discente dalam perkara Cerai Gugat yang dikomulasikan dengan harta bersama.

Saat dihubungi oleh Tim Redaksi PA-Sidikalang.Net, Ketua PA Sidikalang Drs H. Ahmad Musa Hasibuan, MH mengatakan bahwa sebagai rasa tanggung jawab sebagai abdi Negara dan abdi Masyarakat, Pengadilan Agama Sidikalang berprinsip “Meski hujan Debu, Aktifitas PA Sidikalang tidak terganggu” terangnya.(Top-x)

sumber: ww.pa-sidikalang.net (16/01/2014)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg