Pengadilan Agama Sibolga Melangkah Mengejar Ketertinggalan

“Allah tidak akan merubah nasib satu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya” . “Tidak ada yang tidak bisa kalau itu dikerjakan sungguh-sungguh dan keikhlasan”. “Bersama kita biasa”. “Mulai dari yang kecil-kecil. Mulai dari diri sendiri. Mulai sekarang juga” dan “ tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik”. Potongan kalimat kalimat ini yang diucapkan oleh Ketua dalam pengarahannya ketika pertama kali masuk kantor dan sekaligus perkenalan pertama dengan seluruh pegawai Pengadilan Agama Sibolga. Kalimat-kalimat itu telah menumbuhkan spirit yang tinggi bagi seluruh hakim dan pegawai. Bahkan kalimat yang jarang tertinggal setiap Ketua memberi pengarahan:”Inovasi tiada henti,Bekerja sepenuh hati’’. Seakan menjadi motto bekerja bagi seluruh pegawai, semua telah bangkit semangatnya untuk berubah sama-sama mengayunkan langkah menggapai cita-cita, sehingga hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.
Alhamdulillah sedikit demi sedikit telah mulai terasa ada perubahan di segala sektor, antara lain:Pengadilan Agama Sibolga telah mempunyai Meja Informasi dan Meja pengaduan yang dilengkapi dengan sebuah computer yang terhubung langsung dengan server SIADPA dan website Pengadilan Agama Sibolga. Dengan demikian kebutuhan masyarakat pencari keadilan telah dapat terlayani secepatnya.

Apabila pencari keadilan dan pencari informasi ingin langsung mengakses sendiri, telah tersedia komputer di ruang tunggu, yang juga terhubung langsung dengan server SIADPA dan speedy. Yang diperuntukkan untuk umum dan pencari keadilan dan pencari informasi yang dapat dipergunakan sepanjang jam kerja, tidak di komersilkan dan juga tidak untuk permainan seperti game dan lain-lain.

Meja I, II, dan meja III tidak lagi menyatu dengan ruang pegawai lain, sehingga tidak ada lagi pencari keadilan lalu lalang masuk ke ruang pegawai, maupun pejabat.

aturan bertamu juga telah diatur, antara lain: 1. Setiap tamu baik pencari keadilan maupun umum harus mengisi buku tamu. 2.Tidak boleh pejabat menerima tamu yang menyangkut perkara. 3. Seluruh ruangan pejabat tidak boleh dimasuki kecuali petugas

Ruang tunggu telah dilengkapi TV media Centre, Tv, nomor antrian berupa kertas dan elektronik.

Gbr. TV media Centre

Namun Fasilitas dari ruang tunggu ini sebagian masih sangat sederhana hal ini karena anggaran yang terbatas misalnya kursi ruang tunggu masih terbuat dari kayu, tv media center masih menggunakan monitor computer biasa, dan touchscreen pengadilan juga belum ada.
Di bidang IT, alhamdulillah saat ini juga sudah terasa ada peningkatan, dari hasil penilaian terahir yang dilakukan oleh PTA medan, PA-Sibolga berada pada rangking tiga website terbaik Pengadilan Agama sesumatera utara. Siadpa pun juga sudah mulai berjalan seperti yang diharapkan, siadpa sudah online ke computer ruang sidang, ruang hakim, ruang tunggu, meja informasi, ruang kepaniteraan, ruang ketua dan ruang wkl. Ketua. Bahkan pada bulan Juni kemarin Ketua telah mewajibkan seluruh pencetakan blanko yang menyangkut perkara harus melalui siadpa. Sebenarnya pegawai PA Sibolga sangat terlambat mengenal Siadpa ini, karena baru April 2012 mulai dikenali siadpa. Pada saat itu diadakan pertama kali DDTK, yang langsung dibuka dan yang menjadi nara sumber adalah Ketua PA Sibolga Bpk. Drs.H.Sahnan, SH,MH. Dalam pembukaan beliau mengatakan dengan singkat:”Sekarang kita belajar siadpa, tidak ada kata terlambat untuk belajar, dengan Siadpa pekerjaan akan lebih mudah dan cepat”. Selanjutnya beliau menyatakan”DDTK ini direncanakan hanya empat kali, diharapkan supaya peserta sungguh-sungguh,siapa sungguh-sungguh mendapat, siapa malas akan amblas”. Peserta DDTK sangat antusias mengikuti sehingga sekarang terasa manfaat siadpa. Banyak sekarang teman-teman berkata:”ternyata dengan siadpa pekerjaan jadi mudah dan cepat”.
Bidang kedisiplinan, benar-benar telah berjalan sesuai dengan yang seharusnya dan sudah dirasakan manfaatnya. Banyak akhir-akhir ini pegawai berkata “ternyata disiplin itu enak” Seperti komentar Drs. Habib Rasyid Daulay, SH,MH. Seorang hakim yang sudah senior di PA Sibolga, dan telah bertugas jadi hakim di PA Sibolga sejak tahun 2007 sampai sekarang.”Saya bangga jadi hakim PA Sibolga saat ini, saya merasa kembali menjadi hakim yang sejati yang berwibawa, professional dan disiplin, jadi saya harapkankepada teman-teman kita harus mengikuti disiplin ini, kerja keras dan membenahi diri masing-masing, karena saya yakin meski ketua baru tujuh bulan disini paling lambat 2013 sudah mutasi dari sini, soalnya golongan IV/b beliau sudah tua, 2013 kalau tidak mutasi pasti tidak bisa naik golongan dan mentok di IV/b, ini tidak bisa ditututuptutupi, dengan system kepegawaian skarang pasti kelihatan di pusat, jadi semua kita haru berbenah, saya pun berbenah dirilah ini, baik IT maupun yang lain akan saya pelajari, mana tahu nanti ketua pindah yang naik jadi ketua wakil ketua kita, dan kalau saya jadi wakil saya tidak ingin kalau keadaan nanti lebih buruk dari sekarang, saya tampar kalian nanti satu-satu dengan kelakarnya sambil terbahak-bahak” seraya mengahiri komentarnya,. Sebenarnya ini semua terjadi karena, ketegasan, keadilan dan keteladanan yang ditampilkan oleh ketua misalnya terlambat satu menit atau cepat pulang, absen ybs langsung dibawah garis merah termasuk ketua. Yang pertama kali terkena aturan ini ketua sediri ceritanya : waktu jum’at pertama ketua masuk kerja di sibolga, rupanya ketua menanya supir jam berapa masuk hari jum’at, rupanya di jawab supir jam delapan, lalu sampai kekantor jam 7.35, di kantor ditanya ketua petugas absen,lalu dijawab masuk jam 7.30 petugas absen langsung diperintah absen ketua harus di bawah garis merah dan dipotong 1 persen remunerasinya. Untuk persiapan latihan tenis saja untuk mengikuti turnamen PA sesumatera utaradi Tebing Tingggi dalam perebutan piala bergilir Dirjen Badilag tidak dibenarkan latihan pada waktu jam kerja, begitu tegasnya ketua dalam disiplin, namun support terus diberikan kepada pegawai. Alhamdulilllah semua pegawai telah terbiasa disiplin baik ada maupun tidak ada ketua dikantor. Dalam main tenis aja sudah terbiasa disiplin, jam kerja tidak boleh digunakan untuk itu , namun ahirnya terasa juga ni’matnya,turnamen perebutan piala dirjen badilag di Tebing Tinggi bulan Juni 2012, Team PA sibolga dengan gemilang memperoleh juara umum, dan telah memboyong piala bergilir dirjen badilag ke Sibolga, dan sekarang piala tersebut menjadi pajangan penghias ruang ketua PA-Sibolga.

Terimakasih ya Allah, ternyata disiplin itu indah dan membawa rahmat. Ya Allah panjangkan umur kami beri kami kesehatan dan keselamatan, beri kami keberkahan hidup. Amin ya Robbal 'alamin.
sumber: www.pa-sibolga.net (26/07/2012)