(Sipirok/8/9/16) Ketua Pengadilan Agama Padangsidimpuan Drs. H. ribat, SH. MH. meninjau langsung Pengerjaan pembangunan pagar kantor Pengadilan Agama Padangsidimpuan di Sipirok pada hari kamis tanggal 8 September 2015 pukul 10.00 Wib. Nampak puluhan pekerja mulai dari kepala tukang dan pekerja bangunan lainnya sedang sibuk memasang batu, mengikat besi serta mencor pondasi, dan disebelah bagian depan kantor sebagian pekerja sedang sibuk menggali lubang dengan lebar 1,5 meter dan kedalaman bertingkat mulai dari 2 sampai 4 meter dari permukaan tanah halaman kantor.


Pembangunan pagar kantor dengan panjang keseluruhan lebih kiurang 500 Meter berdasarkan pantauan langsung tim redaksi, mulai dikerjakan pada tanggal 8 Agustus 2016 dan berakhir pada 6 Desember 2016, pengerjaan pisik oleh CV Widya Dwi Utama selaku pemenang tender dan sebagai konsultaan perencaan oleh PT Artek Utama enginering Consultant sedang Pengawas pengerjaan oleh CV Pelita Buana dengan total nilai proyek sebesar Rp. 1,5 Milyar. Tidak hanya pagar kantor yang dibangun, parit yang berfungsi untuk mengalirkan air juga dibangun mengikuti panjangnya pagar yang dibangun. Pembangunan parit ini yang sangat penting, ujar ketua. Karena bila parit tidak ada maka air yang turun dari atas bukit akan langsung menerjang pagar ini nantinya, sudah dapat dipastikan dalam waktu singkat pondasi pagar akan terus menerus tergerus dihantam air hujan yang liar, sehingga pagar akan tidak tahan karena fondasinya sudah keropos dibantai air hujan. Dengan adanya parit dengan lebar 1 meter dan kedalam 1 meter, air hujan akan mengalir melalui parit tidak sampai menjangkau bangunan pagar kantor. jelas Ketua.

 

 

Sebelumnya di tahun 2015, Pengadilan Agama Padangsidimpuan telah berhasil merampungkan pekerjaan dinding penahan tanah atau Dek, dengan panjang bangunan 84 meter tinggi 8 meter dengan ketebalan struktur fondasih kurang 3,5 meter menghunjam kebawah tanah. Sengaja pembangunan dek dinding penahan tanah ini lebih awal dikerjakan, mengingat struktur tanah yang longgar dan bila hujan turun dikhawatirkan tanah dari atas bangunan kantor akan tergerus dibawa oleh air hujan, dan itu membentuk aliran air seperti selokan yang cukup panjang dan lebar dan dapat mengancam bangunan gedung kantor. Air akan turun dari atas bukit langsung menerjang sisi kanan dan kiri bangunan kantor, jelas Sekretaris PA. Padangsidmpuan Nazaruddin SH.
Mudah-mudahan saja pengerjaan pagar kantor ini bisa selesai sesuai rencana , dan insya allah gedung baru PA. Padangsidimpuan dapat ditempati dengan segera. amin

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg