Balige/Kamis, 29 September 2016. Sekitar pukul 14.00 wib Aparatur Pengadilan Agama Balige berkumpul di ruang sidang utama untuk melaksanakan temu pisah pegawai Pengadilan Agama Balige An. Mairiza Yulianti,S.Si, Jabatan Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Nomor 04/BUA/Mts.06.1/9/2016, tanggal 14 September 2016 dimutasikan ke Pengadilan Agama Lubuk Basung wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang.

 

Acara dibuka dan dipandu oleh Amirul Haq, S.H.I, dilanjutkan kesan dan pesan bagi pegawai yang dimutasi disampaikan oleh Saleh Umar,S.H.I perwakilan dari Hakim dan Sriwati Br. Siregar, S.H dari pegawai. Kesan dan pesan juga disampaikan pegawai yang meninggalkan Pengadilan Agama Balige, “lebih kurang 6 tahun saya bertugas di Pengadilan Agama Balige, tentu begitu banyak kesan yang akan menjadi kenangan indah bagi saya”,rasa haru tidak terbendung lagi ketika menyampaikan kesan selama bertugas di Pengadilan Agama Balige.
Ketua Pengadilan Agama Balige Drs, Syarkasyi, M.H menyampaikan dalam amanatnya mengucapkan terimaksih banyak atas kinerja selama di Pengadilan Agama Balige, ketua mengungkapkan bahwa mutasi di lingkungan Peradilan sudah menjadi hal yang biasa, “Bukan Perpisahan yang kutangisi, namun perjumpaan yang kusesali. kita berjumpa di lingkungan kantor hanya sesaat, namun berpisahnya yang lama. Oleh karena itu, mari kita jalin silaturrahim yang kokoh meskipun raga tidak berjumpa lagi” tambah ketua dalam amanatnya.
Di akhir amanatnya, Ketua mengambil secarik kertas dan membacakan pantun yang sudah disiapkan khusus pada acara temu pisah ini, bunyi pantun tersebut yaitu :

Berhembus angin menghilir
Sejuknya sampai ke ujung pohon
Sambutlah salam pesan terakhir
Kusampaikan lewat untaian pantun

Bunga kamboja putih berseri
Putihnya melor di ujung dahan
Atas kerjasama dan bantuan yang diberi
Puji syukur dan terimakasih kami ucapkan

Kayu dibelah dibuat perahu
Perahu dibawa ke tengah lautan
Kalau ibu sudah ada di tempat yang baru
Janganlah kami dilupakan

Makan manggis jangan dibuang kulitnya
Semangka merah manis rasanya
Mohon maaf atas salah-salah kata
Semoga kita dapat berjumpa diwaktu yang berbeda

Burung irian
Burung cendrawasih
Cukup sekian
terimakasih

diakhir pembacaan pantun, seluruh hadirin memberikan tepuk tangan sebagai tanda apresiasi kepada Ketua. Akhirnya, acara ini ditutup dengan do’a, dengan harapan bagi pegawai yang dimutasi dapat melaksanakan tugas dengan baik di tempat baru.


Berpisah biarlah berpisah, dihati kita tetaplah satu, satu dalam rasa kekeluargaan dan persaudaraan yang tidak akan lekang meski dipisahkan oleh tempat dan waktu. (zaki)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg