1

Toba Samosir/31 Mei 2018. Pengadilan Agama Balige melaksanakan kegiatan rutinitas selama bulan Ramadahan 1439 H yaitu sholat dzuhur berjama’ah dan ceramah singkat setelah sholat dzuhur. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Ketua Pengadilan Agama Balige, pada tanggal 31 Mei 2018 ceramah singkat disampaikan oleh M. Zaki M. Panjaitan,S.H.I.,M.H.

Ceramah singkat dibuka oleh Muliadin, S.H sebagai moderator dengan mengharapkan keberkahan dari Allah swt. Tema ceramah singkat adalah “Ramadhan sebagai peningkatan rasa cinta kepada Allah”.

Cinta secara etimologi (bahasa) dari bahasa arab “hubun”, dari bahasa inggris “love” dan dari bahasa belanda “liefde” yang sama-sama memiliki arti hasrat. Sedangkan secara terminologi (istilah) cinta adalah kecenderungan (hasrat) hati terhadap sesuatu.

2

Cinta terhadap sesuatu memiliki dua asas :

  1. Asas kemanfaatan (dalam teori hukum disebut teori Etis) bahwa sesuatu yang dicintai memiliki manfaat untuk kita pergunakan. Misal, kita mencintai mobil karena adanya manfaat yang kita peroleh.
  2. Asas kebahagiaan (dalam teori hukum disebut teori utilitis) bahwa sesuatu yang kita miliki memberikan rasa bahagia di dalam hati.

Jika kita hubungkan kedua asas tersebut dengan cinta kepada Allah maka kita merasa bahwa Allah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada kita dan sumber bahagia yang hakiki adalah Allah.

Allah mengajarkan kepada kita tentang cara mencintai Allah terdapat dalam a-Qur’an surat Ali Imran ayat 31 yang berbunyi :

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهَ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ، وَاللهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya : Katakanlah, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Allah mengajarkan untuk mengikuti sunah nabi Muhammad saw dalam kehidupan sehari-hari karena Allah telah menjadikan nabi Muhammad saw sebagai suri tauladan yang baik dan diberi gelar Habibullah atau Khalilullah (Kekasih Allah). Oleh karena itu, untuk mencintai Allah maka kita berusaha menghidupkan sunah nabi Muhammad saw dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kita dapat memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meraih cinta Allah dengan cara berusaha untuk mencintai Allah terlebih dahulu. Memperbanyak amalan-amalan sunah dan hati senantiasa berzikir mengingat Allah swt.

Akhirnya ceramah singkat ditutup dengan kalimat sufi yang mengatakan “jika aku kumpulkan saat-saat gembira dalam hidupku, semuanya tidak akan dapat menyamai indahnya waktu yang aku habiskan denganMU. #mzmp.

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg