
Jum’at, 08 Juni 2018, Bapak Sentosa Gulo, S.H.I. (Sekretaris Pengadilan Agama Gunungsitoli) memimpin apel siaga dihadapan seluruh pegawai PPNPN atau pegawai honorer Pengadilan Agama Gunungsitoli di depan kantor Pengadilan Agama Gunungsitoli.
Hari ini merupakan hari terakhir melaksanakan aktifitas pekerjaan di kantor Pengadilan Agama Gunungsitoli bagi seluruh aparatur Negara, termasuk pegawai Pengadilan Agama Gunungsitoli sebelum cuti bersama menyambut hari raya idul fitri tahun 1439 H / 2018 M. Mudik lebaran akan dilakukan oleh sebagaian besar pegawai Pengadilan Agama Gunungsitoli esok hari dikarenakan para pegawai Pengadilan Agama Gunungsitoli sebagain besar bukan merupakan putra daerah atau penduduk asli kepulauan Nias. Sehingga kantor dan lingkungannya akan sunyi dan sepi. Cuti bersama jelang hari raya idul fitri tahun ini cukup panjang maka tentunya keadaan kantor yang sunyi dan sepi dalam waktu yang lama akan berpotensi terjadi kejahatan pencurian terhadap inventaris kantor. Oleh karena itu, kesiagaan dan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan tersebut perlu dipersiapkan agar nantinya ketika libur tersebut keadaan kantor dan lingkungannya tetap aman dan terkendali, tutur Sekretaris pagi itu.

Lebih lanjut, Sekretaris Pengadilan Agama Gunungsitoli menyampaikan agar kunci-kunci masing-masing ruangan dan jendela-jendela perlu di cek kembali apakah masih berfungsi dengan baik. Rumah-rumah dinas yang ada dilingkungan kantor Pengadilan Agama Gunungsitoli juga harus menjadi bagian yang perlu diawasi karena berada di sudut-sudut lingkungan kantor. Selanjutnya kepada petugas nantinya yang ditunjuk untuk bertugas pada hari libur tersebut agar melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggungjawab. Jika ada hal-hal yang dirasa penting agar selalu berkoordinasi dengan Kasubbag. Umum dan Keuangan juga kepada Sekretaris Pengadilan Agama Gunungsitoli.
Semoga keadaan aman dan terkendali tentunya harapan yang besar akan keadaan kantor Pengadilan Agama Gunungsitoli, sehingga aktifitas setelah libur lebaran dapat berjalan seperti biasanya.
By : Jurdilaga Gusti