Kunjungan Waka Pengadilan Tinggi Agama Padang ke Museum Peradilan di Pengadilan Agama Binjai

Jum’at, 3 Agustus 2012, Pengadilan Agama Binjai mendapat kunjungan dari Wakil Ketua (Dra. Hj. Husnaini, A, SH, M.Ag) dan Hakim Tinggi (Drs. Asril Lusa, SH, MH, Drs. Ahmad Chairan, MH dan Hj. Enita, R, SH) dari Pengadilan Tinggi Agama Padang. Turut serta dalam kunjungan tersebut (Dra. Hj. Rosmawardani, SH, MH) Hakim Tinggi Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Medan. Tujuan kunjungan adalah menjalin silaturrahmi sekaligus melihat Museum Rumah Keadilan (Museum PTA dan PA se Sumatera Utara) yang lokasinya berada di Pengadilan Agama Binjai.
Wakil Ketua PTA Padang menyambut positif adanya museum ini, meskipun dalam bentuk dan ruangan yang masih sederhana namun museum ini memberi arti yang besar bagi Pengadilan Agama se Sumatera Utara, karena didalam museum tersebut menggambarkan sejarah perjalanan dan perkembangan Peradilan Agama di Wilayah Sumatera Utara.
Setelah rombongan melihat Museum Rumah Keadilan, Ketua Pengadilan Agama Binjai, Drs. H. Almihan, SH, MH memanfaatkan momentum ini dengan mengumpulkan seluruh hakim dan pegawai untuk berkenalan sekaligus menimba ilmu pengetahuan dari Hakim Tinggi Pengawas PTA Medan dan dari Wakil Ketua PTA Padang.
Bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Binjai, Ketua PA Binjai memohon kepada Hakim Tinggi Pengawas untuk memberikan arahan dan pembinaan kepada keluarga besar Pengadilan Agama Binjai. Juga dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua PTA Padang didaulat
untuk menyampaikan ilmu dan pengalamannya sebagai hakim yang telah malang melintang di dunia hukum keluarga ini, terutama pengalaman beliau mengikuti fit and proper test sebagai calon hakim agung sebanyak dua kali.
Ibu Hj. Rosmawardani menyampaikan ingin lebih dekat menjalin silaturahmi dengan keluarga besar Pengadilan Agama Binjai, agar lebih akrab dan lebih familiar sehingga lebih komunikatif dalam melaksanakan arahan dan bimbingan sebagai Hakim Pengawas Bidang Khusus PA Binjai yang selama ini hanya Ketua saja yang ditelepon, tetapi beliau ingin juga berkomunikasi langsung dengan wakil, hakim, panitera maupun panitera pengganti. Tidak banyak yang disampaikan oleh beliau karena ingin lebih memberikan kesempatan yang luas kepada Ibu Wakil Ketua PTA Padang dalam berkomunikasi dengan keluarga besar Pengadilan Agama Binjai.
Ibu Hj. Husnaini (Wakil Ketua PTA Padang) menyampaikan pengalamannya yang sudah 2 kali mengikuti test calon hakim agung, pertama tahun 2006 dan terakhir 2011. Beliau berpesan, kita aparat Pengadilan Agama tidak boleh minder dengan Pengadilan lain, karena kita bisa, meskipun dari IAIN kita harus bangga menyampaikan bahwa kita alumni IAIN, dengan suara yang lantang bukan suara yang pelan dan kita mampu bersaing dan berkompetensi dalam mengikuti tes calon hakim agung. Tahap demi tahap tes telah dilalui, dan beliau mendapat nilai terbaik dalam tes calon hakim agung yang dilakukan oleh KY, meskipun demikian beliau belum dizinkan oleh Allah menjadi Hakim Agung. Namun beliau berpesan kepada adik-adik hakim yunior agar tetap belajar dan meningkatkan ilmu pengetahuan baik bidang hukum maupun ilmu-ilmu lainnya karena hakim agung itu dituntut mempunyai pengetahuan yang luas dan universal. Sekarang hakim tingkat pertama, bisa jadi nanti hakim tinggi dan bukan mustahil kalau Allah mengizinkan karir hakim sampai menjadi hakim agung. Semoga, Amin. (Amr).
sumber: www.pa-binjai.net (03/08/2012)