Safari Ramadhan /Penyuluhan Hukum Pengadilan Agama Sidikalang

img01493-20120806-2105

Tepatnya di Mesjid Telaga Zam-zam Sidikalang pada malam ke 18 Ramadhan PA Sidikalang menggelar Safari Ramadhan yang ke 5 kalinya  pada tahun ini, yang dikemas dengan Penyuluhan hukum bagi Ummat Muslim Sidikalang. Sebagai ketua Tim dipimpin langsung oleh Ketua PA sendiri Drs. H. Ahmad Musa Hasibuan MH. Beserta anggota Ahmad Ridho Ibrahim SHI. MH (hakim) dan Roihan As’adi Hasibuan pegawai PA tersebut.

Dalam penyuluhan hukum yang disampaikan oleh Ahmad Ridho Ibrahim SHI. MH. Bahwa PA sdk bukan hanya tempat orang bercerai saja, tetapi seluruh problem yang berhubungan dengan perkawinan, sebagai contoh perceraian, wali adhal, pembatalan perkawinan, hadhanah, pengangkatan anak, isbat nikah,Warisan, SODAQOH, Infaq, Zakat dan lain-lain sebagainya termasuk wewenang yang terbilang baru yaitu Ekonomi Syariah. Hal ini dijelaskan oleh Penyuluh tersebu secara gamblang dan terinci dikupas secara tuntas.

 img01490-20120806-2104

 Semantara dalam Taushiyah yang disampaikan Drs. H. Ahmad Musa Hasibuan, MH. Mengupas panjang lebat tentang Lailatul Qadar yang pada pokoknya Jumhur Ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar akan terjadi pada setiap malam 27 Ramadhan. Juga tidak ketinggalan mengupas tentang Syiar Islam, seperti sholat tarwih berjemaah, tadarus menggunakan pengeras suara, Pawai Takbir dengan berkenderaan serta sholat Ied dilapangan kesemuanya ini dalam rangkaian syiar Islam. Pada masa sekarang ini Islam ketinggalan dari segi Syiarnya walaupun pada dasarnya ajaran Islam adalah ajaran yang paling tinggi nilai dan harganya, tetapi karena kurang syiarnya dan sosialisasinya terkesan ajaran Islam kurang bernilai dan kurang pamor dan gengsi. Sebagai Contoh perbandingan, Bisa kita contoh antara telor ayam kampung dan telor ayam erofa. Di pasaran harga telor ayam kampung jauh lebih mahal harganya sementara telor ayam erofa terkesan lebih murah harganya padahal lebih besar lagi bahkan diminati oleh konsumen . KENAPA DEMIKIAN????. Hal ini adalah ayam kampung lebih besar syiarnya (Promonya) lihat saja induk ayam kampung baru satu butir saja telor yang dia keluarkan dia sudah sibuk memberitahu (sosialisasi) kepada penduduk tentang telornya itu dengan berkotek kemana-mana hampir satu kampung mendengar koteknya itu yang pada gilirannya kotek-annya itu merupakan syiar dan promosi terhadap  telor yang di keluarkan. Sementara Ayam erofa sudah 2 butir telor satu hari di keluarkan dari perutnya tetapi dia diam saja Bahkan Cuma makan saja terkesan tidak ada syiar apalagi promo. Oleh karena inilah sebenarnya penyebab kurangnya harga ayam erofa dan lebih mahalnya telor  ayam kampung disebabkan promosinya ayam kampung. Meskipun sebenarnya hal ini belum tentu paling benar, tetapi sekedar untuk perbandingan dapat kita lihat itu semuanya. Semoga Ummat Islam selalu meningkatkan syiar Islam ditengah-tengah umat Islam apa lagi ditempat yang minim Ummat Islam dan didominasi non Islam yaitu Ummat agama lain. MARI KITA SYIARKAN ISLAM

sumber: www.pa-sidikalang.net (07/08/2012)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg