Tuesday Meeting di Pengadilan Agama Tarutung
Ketua PA Tarutung : “Mari kita Merubah Sudut Pandang”.

Setelah diambil sumpah jabatan dan dilantik menjadi Ketua Pengadilan Agama Tarutung pada tanggal 6 September 2012 yang lalu, maka pada acara pertama melakukan Tuesday Meeting, Bapak Drs. Mahmud Dongoran, MH langsung menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Banyak hal yang disampaikan oleh Bapak Ketua dalam acara tersebut antara lain mengenai gaya kepemimpinan beliau yaitu ingin memimpin Pengadilan Agama Tarutung dengan cara kekeluargaan dan kebersamaan. Lebih lanjut Pak Ketua menyatakan bahwa gaya kepemimpinan ini bukan berarti tidak diikat dengan aturan-aturan. Aturan-aturan tetap akan diberlakukan, namun pendekatannya adalah pendekatan kekeluargaan dan kebersamaan.

Di samping masalah gaya kepemimpinan tersebut, Pak Ketua juga menyampaikan bahwa setiap aparat Pengadilan Agama Tarutung harus melek atau menguasai SIADPA. SIADPA saat ini merupakan suatu kebutuhan setiap aparat , oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak menguasainya. Demikian secara tegas disampaikan oleh Ketua P.A. Tarutung, sembari mengingatkan bahwa di pengadilan agama tertentu telah membuat kebijakan bahwa apabila misalnya berita acara sidang tidak dikerjakan melalui SIADPA maka tidak dibolehkan untuk diminutasi. Oleh karena itu pada acara Tuesday Meeting pada minggu-minggu yang akan datang, materinya adalah mengenai SIADPA sampai semua pegawai menguasainya .

Diakhir acara Bapak Ketua mengajak semua pegawai agar merubah sudut pandang masing-masing mengenai peraturan-peraturan mengenai kepegawaian, khususnya mengenai disiplin kerja. Aturan itu jangan hanya dilihat dari satu sudut saja yaitu pembatasan kebebasan, sehingga setiap hari merasa terbebani bahkan merasa terjajah, tetapi mari kita lihat dari sudut yang lainnya yaitu bahwa aturan-aturan tersebut dibuat adalah dalam rangka membentuk seorang aparatur negara yang disiplin, jujur, bertanggung jawab dan lain sebagainya. Tak ada diantara kita yang ingin dicap sebagai pegawai yang pembolos, curang, tak bertanggung jawab dan lain-lain. Semua kita ingin termasuk menjadi orang yang dikategorikan sebagai orang yang disiplin, jujur, bertanggung jawab oleh karena itu mari kita merubah sudut pandang kita agar Allah SWT pun merubah keadaan kita. Aaamiin.

sumber: www.pa-tarutung.net (11/09/2012)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg