PERANAN PEMUDA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Drs. H. Basuni, SH.,MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Simalungun diminta untuk menjadi narasumber pada Kegiatan Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan Kepemudaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun pada hari Jumat, 19 Oktober 2012 menyampaikan makalahnya dengan judul di atas.
Pemuda yang baik adalah pemuda yang mengenal dirinya dengan baik, demikian kata Drs.H.Basuni, SH.,MH memulai pidatonya. Drs.H.Basuni, SH.,MH dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pengadilan Agama Simalungun memprioritaskan pembahasannya kepada peran pemuda berkaitan dengan fungsi dan peran Pengadilan Agama Simalungun. Pemuda harus mempersiapkan diri secara matang untuk menggali lebih dalam segala potensi yang ada dalam dirinya. Hal ini harus dimulai dari yang terkecil yakni dari keluarga. Berkaitan dengan itu, Drs.H.Basuni, SH.,MH menyampaikan secara lengkap rincian perkara yang ditangani oleh Pengadilan Agama Simalungun, perkara perceraian adalah jenis kasus yang paling mendominasi di Pengadilan Agama Simalungun dan factor penyebab yang menonjol adalah factor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, serta pemabuk dan penjudi.
Berkaca dari fenomena yang ada, pemuda sebagai salah satu unsur keluarga dan nantinya akan menjadi kepala keluarga harus mempersiapkan diri secara matang. Pemahaman yang baik akan fungsi diri, pengendalian emosional, saling menghormati, jujur dan terbuka serta mampu menjalin komunikasi yang baik adalah hal-hal yang harus diperhatikan, dipersiapkan, dipelajari dan dilaksanakan oleh pemuda untuk melaksanakan perannya dalam keluarga. Seluruhnya itu dapat terlaksana jika pemahaman dan pengamalan beragama sudah baik, demikian Drs. H. Basuni. ,SH., MH menutup ceramahnya.
Dalam kesempatan itu juga terjadi tanya jawab antara peserta dengan narasumber dalam suasana yang begitu akrab. Drs.H.Basuni, SH.,MH dalam menyampaikan makalahnya memakai prinsip seperti BULU MATA, PENDEK NAMUN INDAH DAN JELAS. sehingga peserta mampu menyerap dan memahami secara santai namun tetap serius.
(sumber : pasimalungun.net(19/10/12))