Perpisahan Wakil Panitera Pengadilan Agama Binjai

Berpisah bukanlah bercerai tetapi bercerai sudah pasti berpisah. Saya pergi meninggalkan Pengadilan Agama Binjai mutasi ke Pengadilan Agama Stabat, ini bukanlah perpisahan, tetapi hanya berbeda tempat tugas dan mungkin kita akan sering bertemu lagi karena jarak Binjai dan Stabat hanya 30 menit. Meskipun saya jauh dimata tetapi tetap dekat dihati, inilah sekelumit kata yang diucapkan oleh Bapak Muhammad Rasyidi, BA mantan wakil panitera Pengadilan Agama Binjai ketika menyampaikan kesan dan pesan dalam acara perpisahan wakil panitera Pengadilan Agama Binjai, Selasa, 23 Oktober 2012 lalu.
Lebih lanjut Pak Rasyidi menyampaikan, selama 22 tahun 2 bulan bertugas di PA Binjai tentu banyak sekali kesan dan pesan yang ingin disampaikan, namun dalam kesempatan ini apa yang teringat itulah yang terucapkan, apa yang berkesan itulah yang terkatakan yang tidak tersampaikan akan menjadi kenangan yang berkesan. 22 tahun adalah waktu yang cukup lama, sudah lama saya ingin mutasi tetapi baru kali ini terwujud, ujar pak Rayidi. Selama 22 tahun bertugas dan bergaul, berkomunikasi, bekerjasama dengan pimpinan, hakim, pegawai dan honorer tentu ada kesalahan, kesilapan, kekurangan baik dalam komunikasi maupun dalam tugas kedinasan, untuk itu semua saya atas nama pribadi mohon maaf dan atas nama isteri saya (anggota dharma yukti karini) yang karena kesibukan tidak dapat aktif setiap bulan hadir dalam acara arisan DYK cabang Binjai, sekali lagi mohon maaf. Dan Pak Rasyidi mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan kerjasama yang terjalin selama bertugas di Pengadilan Agama Binjai.

Ketua Pengadilan Agama Binjai, Drs. H. Almihan, SH, MH dalam bimbingan melepas tugas mantan wakil panitera tersebut, menyampaikan bahwa mutasi adalah hal yang biasa, dan pak Rasyidi mutasi ke tempat yang lebih bagus, dari kelas II naik ke kelas IB. Atas nama pimpinan mengucapkan selamat atas promosi ini. Stabat adalah juara SIADPA untuk wilayah Sumatera Utara, oleh karenanya Pak Rasyidi harus menyesuaikan diri dengan system SIADPA ini. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, system ini harus ditempuh dan dijalani. Meskipun usia sudah diatas 58 tahun namun tetap semangat untuk belajar dan belajar lagi. Tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Ketua mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian pak Rasyidi selama bertugas di Pengadilan Agama Binjai, semoga menjadi amal ibadah dan mendapat pahala yang besar dari Allah, amin. Tidak lupa juga Ketua mohon maaf atas nama pimpinan atas kekurangan dalam memberikan bimbingan dan pembinaan. Di akhir kata, Ketua mengucapkan selamat diiringi dengan doa semoga pak Rasyidi sukses menjalankan tugas dan amanat ditempat baru.
Acara ditutup dengan doa oleh Sahril, SHI, dilanjutkan dengan berjabat tangan melebur segala dosa dan kesalahan. (Amr)
sumber: www.pa-binjai.net (31/10/2012)