1

Ruangan kerja yang bersih dan nyaman adalah dambaan setiap aparatur dalam melaksanakan tugasnya sehingga ia merasa betah berlama-lama di ruangan tersebut untuk menyelesaikan setiap tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Oleh sebab itu, perlu didorong bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga untuk menjaga kebersihan ruangan kerja. Sudah barang tentu, tugas kebersihan ruangan kerja ini bukan hanya bagian rumah tangga, tapi yang paling penting adalah aparatur yang berada di ruangan tersebut.

Dalam rangka terciptanya ruangan kerja yang bersih dan nyaman, PTA Medan menggelar lomba ruangan kerja terbersih. Juri atau penilai ruangan kerja tersebut sengaja dipilih dari pihak eksternal dalam hal ini Pengurus Dharmayukti Karini. Hal ini agar penilaian berlangsung dengan objektif.

2

Setelah dilakukan penilaian dengan teliti beberapa hari yang lalu, lalu muncullah 2 (dua) ruangan kerja terbersih yaitu ruangan kerja Panitera Muda Banding dari Kepaniteraan dan ruangan kerja tata usaha dan rumah tangga dari Kesekretariatan.

Menurut Ketua Tim penilai Hj. Roslaini Dalimunthe, bahwa ruangan kerja terbersih yang menjadi juara dalam penilaian tersebut masih perlu pembenahan agar lebih bersih lagi sehingga nyaman ketika berada di ruangan dimaksud.

Diuraikannya lebih lanjut, ruangan kerja yang bersih adalah ruangan yang tidak ada kotoran sedikitpun dan inventaris yang ada di ruangan tersebut ditata dengan rapi sehingga enak melihatnya. Selain itu tambahnya lagi, sebaiknya diisi dengan bunga-bunga supaya menambah keindahan ruangan kerja.

3

“Ruangan kerja yang terpilih sebagai juara masih perlu penataan supaya nampak rapi dan bersih dan sebaiknya dibuat bunga di ruangan kerja untuk menambah keindahan,” urai Hj. Roslaini Dalimunthe.

Sementara itu, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan memberikan apresiasi kepada pemenang dalam penilaian ruangan kerja terbersih. Menurutnya, lomba ini sangat penting untuk memicu dan memacu aparatur yang ada di setiap ruangan agar melakukan bersih-bersih dalam setiap kesempatan.

“Ruangan kerja yang bersih dan nyaman mendorong kita bekerja lebih semangat sehingga menghasilkan kinerja yang baik,” papar H. Abd. Hamid Pulungan.

“Saya menghimbau kepada kita semua agar melaksanakan Jum’at bersih sebagaimana yang tertuang dalam surat Dirjen Badilag MA,” pinta H. Abd. Hamid Pulungan.

Masih menurut H. Abd. Hamid Pulungan, dirinya akan selalu memonitor setiap ruangan agar terjaga kebersihannya dalam rangka mewujudkan ruangan kerja yang bersih dan nyaman. (ahp)

  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg
  • 907-p-muhsin-halim.jpg
  • 908-d-abdullah.jpg
  • 909-p-masdarwiaty.jpg
  • 910-d-yazid-bustami.jpg
  • 911-d-mannan-hasyim.jpg
  • 912-d-aminuddin.jpg
  • 913-p-mansur-muda.jpg
  • 914-s-zulkarnaen.jpg
  • 915-s-hamid-saleh.jpg
  • 916-s-maharnis.jpg
  • 917-s-ahmad-zein.jpg
  • 918-s-jeje.jpg
  • 919-s-asep.jpg
  • 920-s-misran.jpg
  • 921-s-aminuddin.jpg
  • 921-s-kasim.jpg
  • 922-s-ribat.jpg
  • 923-s-sakwanah.jpg