1

Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai tim penilai internal (TPI) pembangunan mandiri pelaksanaan zona integritas (PMPZI) untuk MA dan badan peradilan di bawahnya telah mulai melakukan penilaian. Penilaian TPI ini sangat menentukan apakah satuan kerja yang dinilai dapat diajukan atau tidak guna mengikuti desk evaluasi oleh Kementerian PAN dan RB.

Desk evaluasi dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengawasan MA Dwiarso Budi Santiarto. Dalam sambutannya, Dwiarso Budi Santiarto menekankan pentingnya komitmen aparatur pengadilan untuk menghindari korupsi dan gratifikasi. Selain itu, pengadilan harus berupaya sekeras mungkin untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

2

“Yang paling utama dalam pembangunan zona integritas menuju WBK adalah komitmen aparatur pengadilan untuk mencegah korupsi dan gratifikasi,” ungkap Dwiarso Budi Santiarto.

Selain masalah komitmen, Dwiarso Budi Santiarto juga menyampaikan tentang superman yaitu hanya mengandalkan perorang. Disebutkannya, pembangunan zona integritas adalah milik bersama tanpa kecuali. Oleh sebab itu, sambungnya lagi, pimpinan harus mengajak semua aparatur untuk bersama-sama membangun zona integritas di satuan kerja tersebut.

“Pembangunan zona integritas bukan milik perorang, tapi adalah milik bersama. Oleh karena itu semua aparatur di pengadilan yang diajukan untuk meraih WBK harus secara bersama-sama membangun komitmen menghindari korupsi dan gratifikasi,” tandas mantan Ketua PN Jakarta Pusat ini.

3

Setelah selesai acara pembukaan, lalu dilanjutkan dengan penyampaian kelompok dan perkenalan dengan tim evaluator masing-masing. PTA Medan sendiri berada pada kelompok XIV bersama dengan pengadilan lain yang berjumlah 10 satuan kerja. Sedangkan tim evaluator adalah Ferri T. Ferdiansyah dengan anggota Dwi Febri Yandi, Ekasari Kurniawati dan Agustaja Tiyusandy.

Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan menyambut baik desk evaluasi oleh Bawas tersebut. Dirinya bersama seluruh aparatur PTA Medan akan melengkapi kekurangan eviden yang ada pada LKE. Disebutkannya, PTA Medan telah menginput eviden pada masing-masing area sesuai dengan ketentuan.

“Alhamdulillah, PTA Medan telah menginput eviden yang diperlukan pada semua area dan apabila ada catatan dari tim evaluator akan disempurnakan sehingga lolos dari penilaian TPI,” kata H. Abd. Hamid Pulungan.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua PTA Medan H. Zulkarnain. Dirinya yang menjabat sebagai Ketua Zona integritas akan berupaya sebaik mungkin agar eviden yang diperlukan pada arena pengungkit maupun area hasil mendapatkan nilai yang memuaskan.

“Insya Allah, kami akan bekerja keras agar PTA Medan lolos dalam penilaian TPI sehingga maju dalam desk evaluasi Kementerian PAN dan RB,” ujar H. Zulkarnain bersemangat. (ahp)

  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg
  • 907-p-muhsin-halim.jpg
  • 908-d-abdullah.jpg
  • 909-p-masdarwiaty.jpg
  • 910-d-yazid-bustami.jpg
  • 911-d-mannan-hasyim.jpg
  • 912-d-aminuddin.jpg
  • 913-p-mansur-muda.jpg
  • 914-s-zulkarnaen.jpg
  • 915-s-hamid-saleh.jpg
  • 916-s-maharnis.jpg
  • 917-s-ahmad-zein.jpg
  • 918-s-jeje.jpg
  • 919-s-asep.jpg
  • 920-s-misran.jpg
  • 921-s-aminuddin.jpg
  • 921-s-kasim.jpg
  • 922-s-ribat.jpg
  • 923-s-sakwanah.jpg