Pak Sayed Usman, Perjalanan Terakhirnya di Bumi Langkat

 

Setelah ditunjuk sebagai pilot proyek dalam penerapan SIADPA Plus  untuk wilayah Pengadilan Agama se Sumatera Utara, Pengadilan Agama Stabat kelas 1/b segera berbenah. Segala potensi yang dimiliki diberdayakan secara optimal. Tidak boleh ada lagi yang tidak peduli IT baik Hakim maupun jajaran Kepaniteraan. Segala perangkat yang diperlukan  segera dilengkapi dengan berbagai  upaya. Kerja keras  Ketua PA Stabat Drs. H. Syaifuddin, SH, M.Hum bersama teman-teman tidak sia-sia. Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Dalam lomba SIADPA Plus  menyongsong 130 tahun Peradilan Agama di Indonesia, PA Stabat terpilih dalam jajaran 10 besar PA terbaik implementasi SIADPA Plus  tingkat nasional.

Prestasi yang dicapai oleh Pengadilan Agama Stabat di bumi Langkat menarik perhatian Direktur Admin Badilag, Drs. H. Sayed Usman, SH. MH untuk datang melihat sendiri secara langsung kemajuan penerapan SIADPA Plus  pasca peringatan 130 tahun Pengadilan Agama di Indonesia. Pak Sayed Usman berkunjung ke PA Stabat pada hari jumat tanggal 21 Desember 2012 didampingi oleh seorang  staf dari direktorat Admin dan putra pak Sayed sendiri.

Dua minggu sebelum kunjungan ke PA Stabat Pak Sayed telah menginformasikan kepada saya melalui telepon bahwa Ia dalam waktu dekat akan berkunjung ke Aceh dan Sumatera Utara untuk pemantauan dan evaluasi inplementasi SIADPA Plus  di beberapa Pengadilan Agama. Ketika itu tanpa sengaja Saya menanyakan, bagaimana perkembangan kesehatan pasca operasi ginjalnya beberapa bulan yang lalu. Alhamdulillah sudah semakin baik dan nanti dalam kunjungan ke Aceh dan Medan Saya akan ditemani anak saya katanya.

Sesuai rencana Pak Sayed berangkat dari Jakarta langsung ke Aceh. Di Aceh menurut informasi pak Sayed berkunjung ke Mahkamah Syariyah Sabang dan Banda Aceh. Dalam kunjungan ke Sabang pak Sayed tidak bermalam di Sabang. Berangkat dari Banda Aceh sekitar jam 09.00 pagi dengan kapal cepat tiba di Sabang jam 10.00 WIB. Setelah melaksanakan tugas evaluasi SIADPA Plus  di MS Sabang beliau langsung balik ke Banda Aceh dan meneruskan perjalanan pulang kampong ke Sigli untuk mengunjungi Ibundanya.

Setelah beristirahat semalam di Banda Aceh Pak Sayed bersama rombongan  melanjutkan perjalanan tugasnya ke Medan. Hari Jumat tanggal 21 Desember 2012, udara di  kota Medan cukup cerah tidak berawan sedikitpun. Ketua Pengadilan Agama Stabat menjemput pak Sayed di hotel dan segera menuju ke Stabat. Alhamdulilah Pak Sayed sudah sehat hati saya berkata dan saya pun segera bergegas menuju ke Pengadilan Agama Stabat. Setelah sarapan bubur ayam di sebuah café didekat gerbang kota saya menuju PA Stabat dan kebetulan rombongan Pak Sayed sudah duluan tiba bahkan sudah mulai bekerja.

Ia mencoba beberapa perangkat sambil berdiskusi kecil dengan hakim dan pejabat kepaniteraan yang sedang sibuk dengan Lap top di meja masing-masing.

Dalam ekspose yang dilaksanakan setelah shalat jumat, antara lain pak Sayed menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang telah dicapai PA Stabat dalam inplementasi SIADPA Plus sehingga  bisa meraih rangking 8 secara nasional. Penilaian yang dilakukan tim penilai cukup ketat dan sangat objektif. Meski PA Stabat berada di rangking 8, namun nailainya hanya beda beda sedikit dengan rangking di atasnya dengan suara yang masih pelan tidak seperti ketika ia masih sehat bugar sebelum penyakit ginjal menimpanya.

Kami yang mendengar ketika itu merasa sangat bahagia, padahal ketika Tim penilai berkunjung ke PA Stabat aktifitas kantor PA Stabat masih menempati rumah dinas sebagai Kantor sementara yang sempit.Seandainya ruang kerja pada waktu itu sudah ber[pindah ke Kantor baru mungkin PA Stabat mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi, bahkan bias masuk tiga besar nasional.

Setelah ekspose Pak Sayed bersama rombongan diajak makan siang bersama disebuah rumah makan di jalan raya menuju Medan. Ketika itu kami masih ingat, Pak Sayed memesan sop sapi dan ayam goreng. Mungkin itulah kesukaan Pak Sayed. Karena Pak Sayed dan rombongan harus segera ke bandara polonia mengejar penerbangan pesawat jam 17.00 sore, “Saya minta maaf tidak dapat mengantar ke bandara dan Insya Allah Ketua PA Stabat yang akan mendampingi ke polonia.” Kami semua yang hadir bersalam salaman dengan pak Sayed dan rombongan sebagai tanda persahabatan. Sebelum mobil Pak Sayed bergerak Saya juga sempat berpesan kepada putra Pak Sayed agar menjaga Pak Sayed dengan baik.

Tiada yang menyangka salam-salaman dengan pak Sayed di hari itu tidak hanya sekedar simbol perpisahan tapi sekaligus menjadi salam jabat tangan terakhir dan kunjungan Pak Sayed sebagai Direktur Admin juga kunjungan tugas yang terakhir. Pak Sayed secara fisik tidak akan berkunjung lagi ke bumi langkat. Pesan-pesan terakhir telah disampaikan terutama untuk terus mengembangkan SIADPA Plus sebagi upaya peningkatan pelayanan. Inna lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Selamat jalan Pak Sayed memenuhi panggilan Maha Pencipta. Semoga diampuni segala dosa. Bumi Langkat menjadi saksi perjalanan pengabdian terakhir. Pak Sayed meninggal dunia pada tanggal 14 Januari 2013 hari Senin jam 02.30 WIB setelah dirawat sekitar 10 hari di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Beliau wafat di usia 56 tahun, meninggalkan seorang isteri Dra. Syarifah dan dua orang buah hati masing-masing bernama Sayed Akbar Musafi dan Syarifah Noor Gamar. (Abu dira)

Dharmayukti Karini Sumatera Utara Adakan Musyawarah Cabang IV dan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Tahun 2013

 

MEDAN – Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dharmayukti Karini, dilaksanakanlah Musyawarah Cabang (MUSCAB) IV Dharmayukti Karini Sumatera Utara di Gedung Pengadilan Tinggi Agama Medan, pada hari Selasa 29 Januari 2013 pukul 08.30 WIB. Acara ini dihadiri oleh Pelindung Dharmayukti Karini Cabang Sumut yaitu Ketua PTA Medan Drs. H. Soufyan M Saleh, SH., Ketua PT Medan DR. Hj. Marni Emmy Mustafa, SH, MH., dan Ketua Dilmilti Medan Bambang Angkoso W, SH, MH. Kemudian juga dihadiri oleh Hakim PTA Medan serta Pengurus Daerah, Ketua, Anggota dan undangan Dharmayukti Karini (DYK) Cabang Sumut.

 

Maksud dan tujuan diadakannya Muscab IV ini antara lain adalah untuk mensosialisasikan hasil MUSDA IV di Manado tentang Buku Pedoman Organisasi dan Administrasi Dharmayukti Karini dan perubahan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga Dharmayukti Karini (AD/ART) serta menyusun Program Kerja Cabang Dharmayukti Karini masa bakti 2012 – 2015 yang mengacu pada hasil MUSDA IV dan Hasil MUNAS IV Dharmayukti Karini Tahun 2012, selain itu menyusun Laporan pertanggungjawaban Ketua Dhamayukti Karini Sumut masa bakti 2009 – 2012 dan membentuk formatur kepengurusan cabang Dharmayukti Karini Sumut masa bakti 2012 – 2015.

Setelah MUSCAB filanjutkan dengan acara serah terima Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) dengan tema “Melalui Pemberian BDBS, Kita Tingkatkan Prestasi Putera-Puteri di Lingkungan Peradilan se Sumut”. Penyerahan BDBS diserahkan langsung oleh Pelindung DYK Sumut, Drs. H. Soufyan M Saleh, SH., Pengurus Daerah DYK Sumut, Ketua DYK Sumut, Ny. Hj. Nur Azizah Sahron Nasution, dan anggota-anggota DYK Sumut lainnya. Semoga anak-anak yang menerima BDBS DYK Sumut ini mendapatkkan manfaat dan dapat terus berprestasi di sekolah / universitas nya masing-masing. Kita berdoa pula bagi yang memberi, mendapatkan amal ibadah disisi Allah swt. Amin. (zul/ty)

 

PTA Medan Ikuti Rapat Kerjasama Seminar Internasional
“Persoalan Hukum Keluarga, Intensifikasi Gerakan Wakaf dan Forum Silaturahim Peradilan Islam Nusantara”

MEDAN – Bertempat di ruang rapat PTA Medan, 7 Januari 2013 pukul 10.00 WIB dilaksanakannya Rapat Lanjutan mengenai Seminar Internasional tentang “Persoalan Hukum Keluarga, Intensifikasi Gerakan Wakaf dan Forum Silaturahim Peradilan Islam Nusantara” . rapat dihadiri oleh perwakilan Kemenag SU, Mantan Rektor IAIN-SU Medan, Perwakilan UMSU Medan, Perwakilan BWI Sumut, Ketua & Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan, perwakilan dari PA Medan, PA Binjai dan PA Lubukpakam.

Persoalan keluarga dan waqaf menjadi suatu persoalan yang aktual di kalangan umat Islam, karena terkait langsung dengan kehidupan umat Islam. Namun disisi lain, faktanya, persoalan keluarga masih terus bermunculan dan gerakan waqaf masih jauh dari yang diharapkan. Untuk itu perlu upaya nyata dan terencana, salah satunya ialah dengan mengadakan seminar internasional.

Seminar Internasional tentang “Persoalan Hukum Keluarga, Intensifikasi Gerakan Wakaf dan Forum Silaturahim Peradilan Islam Nusantara” ini merupakan kerjasama Pemprovsu, MUI Sumut, IAIN SU, UMSU, BWI Sumut dan Pengadilan Tinggi Agama Medan serta Pengadilan Agama Medan/Binjai/Lubuk Pakam. Tujuan diadakan seminar ini antara lain untuk mereumuskan berbagai upaya penguatan hukum keluarga dan untuk merumuskan upaya-upaya yang harus dilaksanakan dalam upaya penguatan gerakan waqaf secara regional.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di hotel Madani Medan selama 3 (tiga) hari yaitu tertanggal 15 s/d 17 Februari 2013. Pemakalah merupakan pakar dari empat negara ASEAN, yaitu Malaysia, Brunai, Thailand dan Indonesia sebagai tuan rumah. Dana kegiatan ini dibiayai secara bersama oleh badan/lembaga yang tergabung dalam kerjasama. (zul/ty)

Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama se Sumatera Utara Gelar Rakor
“Keakraban Ala Lesehan”

MEDAN – Pengadilan Tinggi Agama Medan mengadakan Rapat Koordinasi bersama pimpinan Pengadilan Agama se Sumut, Ketua, Wakil Ketua dan Panitera/Sekretaris yang bertempat di ruang Aula PTA Medan pukul 08.30 WIB. Inilah pertemuan bersama yang pertama kali dilaksanakan di tahun 2013. Dan yang istimewa pula, karena kegiatan ini dilaksanakan secara lesehan atau duduk sila di lantai beralaskan karpet dan tikar, tidak sedikit yang mengeluh sakit pinggang tapi para peserta tetap khidmat menjalani rakor karena lebih terasa keakrabannya.

Ketua PTA Medan, Drs. H. Soufyan M Saleh, SH, menyampaikan program kerja, program emas dan hal-hal lain yang perlu ditekankan atau yang menjadi garis besar. Program emas adalah termasuk pelaksaan istbat nikah yang akan dilaksanakan di PA-PA se Sumut yang diperkirakan mencapai 5000 perkara istbat nikah. Segala program yang dipaparkan dipandang mampu, karena potensi yang dimiliki, salah satunya yaitu Pimpinan merupakan orang-orang pilihan, “Pimpinan Pengadilan Agama se Sumut ini adalah orang-orang super kalau kata Mario Teguh”, papar Pak Ketua. Di akhir bimbingan dan arahannya, Ketua PTA medan mengajak seluruh peserta Rakor untuk berkomitmen menjadikan ini Tahun 2013 menjadi Tahun Perubahan dan Tahun Prestasi, tidak hanya kata-kata setuju, tapi untuk dilaksanakan dan dibuktikan.


Selanjutnya, Pansek PTA Medan, Tukiran, SH, menjelaskan realisasi anggaran 2012 dan PAGU DIPA 2013 Pengadilan Agama se Sumatera Utara. Wakil Ketua PTA Medan, Drs. H. Syahron Nastion, SH, MH, memaparkan dan memberi pengarahan kepada hakim tinggi dan satker yang akan dilakakukan pembinaan dan pengawasan terkait SK Dirjen Badilag Nomor : 1207/DJA/HK.00.7/SK/VII/2012 Tentang Pedoman Pemberdayaan Hakim Tinggi Sebagai Kawal Depan Mahkamah Agung. Kemudian diadakan sesi tanya jawab.


Acara diakhiri dengan do’a dan zikir bersama dalam rangka sewindu mengenang korban gempa dan tsunami 24 Desember 2006 silam dimana warga di lingkungan Peradilan Agama menjadi korbannya, serta mendo’akan warga peradilan di lingkungan PTA Medan yang wafat sejak Ketua PTA Medan menjabat yaitu tahun 2010 sampai 2012 yang sudah berjumlah 19 orang. Do’a dan zikir dimpimpin oleh Drs. H. Mukhsin Halim, SH dan Drs. H. Soufyan Sauri, SH yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh pegawai PTA Medan serta ibu-ibu. Semoga dosa-dosa mereka yang kami do’akan diampuni dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya oleh Allah swt, Amin. (zul/ty)

Pengadilan Tinggi Agama Medan Awali Tahun Baru dengan Syukuran dan Santunan


MEDAN | 4 Januari 2012 – Alhamdulillah di hari yang cerah ceria pukul 09.00 WIB pagi ini, Pimpinan dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan berkesempatan menuju Masjid Al-Mustaqim yang berada tidak jauh dari kantor PTA Medan. PTA Medan akan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan/atau piatu disekitarnya. Santunan berupa sembako dan sejumlah uang berharap agar anak-anak dapat mempergunakannya baik untuk keperluan sekolah maupun untuk keperluan di rumah. Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan santunan ke rumah-rumah keluarga di lingkungan PTA Medan yang sudah menjadi anak yatim. Semoga ke-50 anak yatim tersebut selalu dilindungi dan diberi rezeki yang barokah oleh Allah swt.


Setelah warga peradilan melaksanakan sholat Jumat, dilaksanakanlah pertemuan yang sederhana namun bermakna yang bertempat di ruang rapat PTA Medan. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Panitera Pengganti, Pejabat Struktural dan Pegawai Honor PTA Medan. Para Hakim Tinggi mengemukakan pendapat dan saran untuk persiapan Rapat Koordinasi PTA Medan dan PA se Sumut pada hari Senin tanggal 7 Januari 2013 nanti. Mulai dari persoalan penghapusan anggaran untuk posbakum, sosialisisasi dan penekanan pada pengawasan yang akan dilaksanakan, pemberdayaan Hakim Tinggi dan hal-hal lain yang dianggap perlu dan penting untuk dibahas dan dibuat kebijakan. Ketua PTA Medan, Drs. H. Soufyan M Saleh, SH, juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua warga PTA Medan yang telah meyelesaikan tugas-tugasnya di tahun yang lalu dengan baik. Jumlah perkara banding PTA Medan di tahun 2012 termasuk sisa tahun sebelumnya dan jumlah perkara yang masuk adalah mencapai 145 perkara, yang putus berjumlah 143, sehingga sisa tahun 2012 adalah 2 perkara. “Semoga tugas kerja kita semua di tahun 2013 ini dapat lebih baik lagi”,  harapan Pak Ketua.


Pada kesematan yang sama, Ketua PTA Medan juga menyampaikan bahwa Pegawai Honor selain harus disiplin, mereka juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan di bidang IT ataupun non IT, seperti mengoperasikan komputer, pengolahan data pada aplikasi komputer, fotografi, atau mengemudi. Keterampilan ini tidak hanya akan bermanfaat di lingkungan kerja yang dijalani saat ini, tapi juga akan bermanfaat jika mereka bekerja di lingkungan kerja di luar sana dimana tingkat persaingan semakin tinggi. Di penghujung pertemuan, pegawai honor PTA Medan yang berjumlah 19 orang menerima syukuran dari para Pimpinan dan Hakim Tinggi. Syukuran, do’a dan dzikir kepada almarhum/almarhumah pegawai PTA Medan yang wafat dari tahun 2010 s/d 2012 selanjutnya pun InsyaAllah akan dilaksanakan pula pada hari Senin esok tanggal 7 Januari 2013 setelah Rakor. (sy/ty)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg