
Medan, 2–3 Februari 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menjadi tempat pelaksanaan Fit and Proper Test serta Eksaminasi Berkas Perkara Tahap II bagi Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025, yang berlangsung di Command Center Lantai 3 Gedung PTA Medan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi berkelanjutan untuk menentukan calon Hakim Tinggi Peradilan Agama yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan prinsip sistem merit, berdasarkan Undang-ndang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Adapun peserta kegiatan Fit and Proper Test dan Eksaminasi Berkas Perkara Tahap II di wilayah PTA Medan meliputi:
- Drs. H. Yusri, M.H. (Pengadilan Agama Medan)
- Drs. H. Azizon, S.H., M.H. (Pengadilan Agama Medan)
- Dra. Hj. Mirdiah Harianja, M.H. (Pengadilan Agama Lubuk Pakam)
- Dra. Emidayati (Pengadilan Agama Lubuk Pakam)
- Dra. Siti Masitah, S.H. (Pengadilan Agama Stabat)
- Dra. Rabiah Nasution, S.H. (Pengadilan Agama Stabat)

Para peserta merupakan hakim yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif berdasarkan sistem merit, dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan.
Pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahapan utama, yaitu:
- Pembuatan Putusan Banding, sebagai bentuk ujian teknis yudisial yang menilai kemampuan analisis hukum dan ketepatan penerapan peraturan perundang-undangan.
- Pembuatan Laporan Hasil Pengawasan, yang bertujuan menilai pemahaman peserta terhadap mekanisme pengawasan internal di lingkungan peradilan agama serta kemampuan menyusun laporan yang objektif dan akurat.

Kedua tahapan ini dirancang untuk memastikan bahwa calon Hakim Tinggi memiliki kapasitas profesional yang komprehensif, baik dalam aspek teknis yudisial maupun manajerial.
Kegiatan Fit and Proper Test dan Eksaminasi ini bertujuan untuk menjamin bahwa setiap calon Hakim Tinggi Peradilan Agama yang lolos seleksi merupakan figur yang berintegritas, kompeten, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap penegakan keadilan di lingkungan peradilan agama.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, PTA Medan mendukung penuh kebijakan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam menciptakan sistem pembinaan dan promosi hakim yang transparan, objektif, dan berbasis prestasi.

Medan, 29 Januari 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menghadiri kegiatan Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Drs. Sahrudin, S.H., M.H.I., yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Acara wisuda purnabakti tersebut turut dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, serta para pimpinan pengadilan tinggi agama dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran PTA Medan dalam kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian panjang Drs. Sahrudin, S.H., M.H.I. dalam dunia peradilan agama.
Kegiatan wisuda purnabakti ini merupakan tradisi kehormatan yang diberikan kepada pejabat tinggi peradilan yang telah memasuki masa purnatugas, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, dan kontribusi besar terhadap lembaga peradilan agama.

Melalui momentum ini, jajaran peradilan di seluruh Indonesia, termasuk PTA Medan, turut meneladani semangat pengabdian dan profesionalisme yang telah ditunjukkan oleh pejabat purnabakti dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Acara wisuda berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, menandai akhir dari perjalanan karier yang gemilang sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penerus di lingkungan peradilan agama.
Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, PTA Medan menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan semangat dedikasi, loyalitas, dan kehormatan profesi dalam setiap langkah pengabdiannya.

Medan, 29 Januari 2026 – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., menghadiri kegiatan Pengukuhan Dewan Pimpinan dan Pengurus Komisi-Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh ulama, akademisi, pejabat pemerintahan, serta unsur pimpinan lembaga di Provinsi Sumatera Utara, termasuk perwakilan dari lingkungan peradilan agama.
Acara pengukuhan ini merupakan momentum penting bagi MUI Sumatera Utara dalam memperkuat peran dan sinergi antar-komisi dalam menjalankan fungsi keulamaan, pembinaan umat, serta kontribusi terhadap pembangunan moral dan spiritual masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

Kehadiran Ketua PTA Medan dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan lembaga peradilan agama terhadap peran strategis MUI dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, keadilan, dan kemaslahatan umat.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga peradilan dapat semakin kokoh, dalam upaya bersama membangun masyarakat Sumatera Utara yang berakhlak, religius, dan berkeadilan.
Medan, 27 Januari 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan kembali melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan terhadap pejabat baru di lingkungan peradilan agama. Dalam kesempatan ini, MIHARZA, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan, setelah sebelumnya bertugas sebagai Panitera pada Pengadilan Agama Balige.
Acara berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Gedung PTA Medan, dan dihadiri oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., selaku pejabat yang melantik dan mengambil sumpah, bersama dengan seluruh pimpinan PTA Medan, Hakim Tinggi, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh ASN PTA Medan.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne Mahkamah Agung RI dan Mars PTA Medan yang dinyanyikan secara bersama-sama oleh seluruh hadirin.
Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Setelah itu, dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan oleh Ahmad Wahyudi Nasution S.Th.I, S.H., M.M., yang menjadi dasar resmi pelantikan pejabat baru. Acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan, yang secara langsung dipimpin oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., disaksikan oleh para saksi Amrani, S.H., M.M. dan Asran, S.Ag. dan seluruh tamu undangan yang hadir.
Usai pelantikan, Ketua PTA Medan menyampaikan arahan dan bimbingan kepada pejabat yang baru dilantik, dengan harapan agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas dalam mendukung kinerja lembaga peradilan agama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Jasman, sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan agar pejabat yang baru dilantik senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan dalam mengemban amanah baru.

Sebagai penutup, pimpinan satuan kerja melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap pejabat yang baru dilantik.

Medan, 15 Januari 2026 – Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan standar prosedur operasional di lingkungan kerja, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan mengadakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Standar Operasional Prosedur (SOP) Triwulan IV Tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kerja PTA Medan dan dihadiri oleh Sekretaris PTA Medan (Plt.), Panitera, serta seluruh Pejabat Struktural dan Fungsional yang berperan dalam proses evaluasi, bersama dengan staf yang terlibat langsung dalam pelaksanaan dan pengawasan SOP.
Rapat ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan SOP pada masing-masing bagian dan bidang kerja, mengevaluasi efektivitas penerapan prosedur yang telah berjalan selama tahun 2025, serta mengidentifikasi kendala yang muncul dalam pelaksanaannya.

Selain itu, rapat juga membahas rencana tindak lanjut terhadap hasil evaluasi untuk peningkatan mutu layanan administrasi, kepaniteraan, dan kesekretariatan di tahun mendatang, guna memastikan seluruh proses kerja berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan setiap unit kerja di lingkungan PTA Medan dapat memperkuat konsistensi penerapan SOP serta terus melakukan perbaikan berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik semakin optimal.
Kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh jajaran untuk menyusun strategi peningkatan kinerja di tahun berikutnya, sekaligus memperkuat budaya kerja berbasis standar yang terukur dan profesional.