1

Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal  13 November 2023, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah  Drs. H. Ahmad Musa Hasibuan, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan),  Penceramah mengambil temah adalah “Menjauhi Kebinasaan Dengan Berinfaq Dijalan Allah”,  kegiatan ceramah dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan dengan pembawa acara Drs. Alimukti. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan).

Dalam Ceramahnya  Bapak Drs. H. Ahmad Musa Hasibuan, S.H., M.H.  menyampaikan bahwa untuk Menjauhi Kebinasaan Dengan Berinfaq Dijalan Allah.

  1. Berinfaq

Infak berasal dari Bahasa Arab, "anfaqa" yang berarti membelanjakan harta atau memberikan harta. Sejatinya infak dibagi menjadi dua: infak untuk kebaikan dan infak untuk keburukan. Infak untuk kebaikan apabila berasala dari harta yang baik dan halal, serta dilakukan atau dibelanjakan untuk kepentingan di jalan Allah

Infak dalam Islam diartikan sebagai tindakan memberikan harta atau benda yang dimiliki sebagai bagian dari kegiatan beribadah kepada Allah SWT. Surat Al-Baqarah Ayat 195. Artinya: Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia : Dan teruslah kalian -wahai orang-orang Mukmin-, menginfakkan harta demi membela agama Allah dan jihad di jalan Nya. Dan janganlah kalian menjerumuskan diri-diri kalian ke dalam tempat-tempat kebinasaan dengan tidak berjihad dijalan Allah dan meninggalkan infak padanya. Dan berbuat baiklah kalian dalam berinfak dan taat kepada Allah, dan jadikanlah amal shalih kalian seluruhnya murni karena mengharap wajah Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang ikhlas dan berbuat baik.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah. Karena berperang di jalan Allah membutuhkan harta dan biaya, maka Allah memerintahkan untuk berinfak demi menolong agama Allah dan membantu perjuangan jihad di jalan-Nya. Dan Allah juga melarang dari membahayakan diri yang dapat menjerumuskan dalam kematian akibat kebakhilan dan keengganan berinfak sehingga melemahkan perjuangan jihad di jalan Allah. Maka berinfaklah dengan baik dan ikhlaslah dalam beramal, sungguh Allah Mencintai orang-orang yang berbuat baik kepada diri sendiri dan umatnya.Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram. Belanjakanlah harta kalian dalam ketaatan kepada Allah, seperti jihad dan lain-lain. Dan janganlah kalian menjerumuskan diri kalian sendiri ke dalam kebinasaan karena meninggalkan jihad dan enggan mengeluarkan dana untuk kepentingan jihad; atau dengan cara menjerumuskan diri sendiri ke dalam tindakan yang dapat mencelakakan kalian. Berbuat baiklah kalian dalam masalah ibadah, muamalah dan akhlak. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik dalam semua urusannya. Maka Allah memberikan pahala yang besar kepada mereka dan membimbing mereka ke jalan yang benar.

2

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah. (Dan belanjakanlah (harta bendamu di jalan Allah) Yakni dalam jihad fii sabilillah  (dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan). Yakni jangan kalian menyerahkan diri kepada hal-hal yang menyebabkan kebinasaan, akan tetapi rencanakanlah untuk kalian sebab-sebab keselamatan. Dan  termasuk dari kebinasaan adalah berdiam diri menjaga harta benda untuk memperbaikinya dan meninggalkan jihad fii sabilillah.

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia.

1 ). Kebaikan senantiasa membahagian hati, dan melapangkan dada, dan mendatangkan kenikmatan, dan menolak musibah, adapun meninggalkannya adalah kesalahan dan menimbulkan kesusahan, dan menghalangi datangnya rezeki, maka orang pengecut adalah yang meninggalkan kebaikan dengan anggota badannya, sedangkan orang kikir adalah yang meninggalkan kebaikan dengan hartanya, padahal Allah telah berfirman :

Jika orang-orang beriman mengeluarkan harta mereka dan tidak ragu dan takut sedikitpun, kemudian mereka mengahadapi suatu masalah setelah itu maka Allah menjadi penolong mereka dan menjadi pendukung atas apa yang tidak mampu mereka raih, dan Allah telah menolong kaum muslimin ketika perang badr berkecamuk dan mereka ketika itu dalam keadaan lemah, tetapi pada hari itu mereka sedikitpun tidak mengurangi kebaikan mereka, adapun orang-orang yang mengabisi harta kaum muslimin atas dasar nafsu mereka, dan menolak untuk menegluarkan harta ketika situasi sedang tenang, kemudian mereka memohon kepada Allah pertolongan tatkala musibah menyerang, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang sombong; maka Allah pun menjadikan musuh-musuh menguasai mereka.

Dan karena berinfak dijalan Allah adalah sebuah bentuk diantara bentuk-bentuk kebajikan, maka Allah memerintahkan untuk berbuat kebajikan secara umum seraya berfirman, “dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” Ayat ini mencakup seluruh bentuk kebajikan yang tidak dibatasi oleh sesuatupun, maka termasuk di dalamnya adalah kebajikan dengan harta sebagaimana yang telah berlalu.

Termasuk juga didalamnya kebajikan dengan jabatan yaitu dengan memberikan syafaat (menjadi fasilitator untuk menyelesaikan hajat masyarakat bawah ke atasan) atau semacamnya, termasuk juga kebajikan dengan cara menyuruh kepada kebaikan dan melarang dari yang munkar, serta mengajarkan ilmu yang bermanfaat. Termasuk juga memenuhi kebutuhan kebutuhan manusia seperti bantuan atas kesulitan-kesulitan mereka, menghilangkan kesusahan kesusahan mereka, menjenguk yang sakit, menghadiri jenazah mereka, menunjuki orang yang sesat diantara mereka, membantu pekerjaan orang yang bekerja, mengerjakan pekerjaan orang yang tidak ahli dalam pekerjaannya, dan semacamnya yang termasuk kebajikan yang diperintahkan oleh Allah, dan termasuk dari kebajikan juga adalah berbuat baik dalam beribadah kepada Allah, yaitu seperti yang disebutkan oleh Nabi.

“Yaitu kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihatnya namun bila kamu tidak dapat melihatnya maka sesungguhnya dia melihatmu.”

B. Kebinasaan

Menurut  Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi. Makna kata: At-Tahlukah : Al-Halakah dan Halak maknanya sama, yaitu kebinasaan.  Al-Ihsan : Konsisten dalam ketakwaan dan menyucikannya dari kotoran kesyirikan, serta berbuat amalan kebajikan.

Makna ayat: Pada ayat 195 Allah Ta’ala memerintahkan kepada mereka menginfaqkan hartanya untuk jihad fi sabilillah, mempersiapkan dan memberikan fasilitas kepada rombongan pasukan dan prajurit, dan Allah melarang mereka untuk pelit, tidak mau berinfaq di jalan Allah yang mana itu merupakan jihad. Kapan saja mereka meninggalkan infaq di jalan Allah dan meninggalkan jihad, mereka seperti orang yang melemparkan dirinya ke dablam kebinasaan. Karena musuh senantiasa menunggu dan melihat kelengahan, ketika mereka hanya duduk dan meninggalkan jihad, maka musuh akan menyerang dan memerangi sehingga kaum muslimin kalah dan hancur. Kemudian Allah Ta’ala memerintahkan untuk berbuat ihsan dalam semua perbuatan. Berbuat ihsan artinya berbuat secara profesional dan bagus, serta menjauhkan dari bentuk kecacatan dan kerusakan. Lantas Allah Ta’ala menjanjikan apabila mereka berbuat ihsan dalam pekerjaannya akan dibimbing dan ditolong oleh Nya. Allah berfirman,”Dan berbuat baiklah sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” Siapa yang dicintai oleh Allah maka Allah akan memuliakan, menolong, dan tidak menghinakan serta meremehkannya.

Ujub/Takabur atau Menunjukkan Kelebihan

Ujub atau takabur merupakan sikap menunjukkan kelebihan dan kehebatan yang ada pada diri seseorang. Hal ini dilakukan agar seseorang memperoleh pujian dari orang lain. Selain itu, ujub dan takabur juga dapat berarti orang yang menyombongkan kelebihan dan keunikan yang ada pada dirinya, menganggap dirinya paling hebat, tidak ada yang dapat menyaingi kehebatan dan kelebihannya, serta menganggap orang lain lebih rendah atau lebih hina kedudukannya.

Ibnu 'Abbas r.a. berkata, "Orang-orang pada zaman Jahiliah pernah menyembah batu yang putih selama beberapa masa. Akan tetapi, jika melihat sembahan lain yang lebih baik, maka ia meninggalkan batu putih itu dan memilih sembahan kedua yang lebih baik menurut ukuran hawa nafsunya. Sehubungan dengan itu turunlah ayat ini." Pada ayat ini, Allah mencela orang-orang kafir Mekah yang mempertuhankan hawa nafsunya sehingga dijadikan landasan untuk semua urusan agamanya. Mereka tidak mendengarkan hujah yang nyata, dan penjelasan-penjelasan yang terang. Allah menasihatkan supaya Muhammad tidak terlalu memikirkan sikap mereka, karena beliau tidak ditugaskan untuk menyadarkan mereka agar beriman selamanya, apalagi jika mereka tidak mau melepaskan diri dari belenggu hawa nafsunya dan mengikuti petunjuk kepada kebenaran. Allah mengatakan bahwa Muhammad tidak menjadi pemelihara dan penjamin bagi mereka. Kewajiban Nabi saw hanya menyampaikan risalah saja. Hal ini sesuai dengan firman Allah: Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka. (al-Gasyiyah/88: 22).

Pertama, iman. Ya, keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya yang ‎tertanam kuat di dalam hati, menjadikan seseorang yakin bahwa di atas ‎segalanya, ada Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia yakin betul ‎bahwa Allah akan senantiasa mengawasi segala gerak dan tingkah lakunya. ‎Konsekuensi dari keyakinan ini adalah, dia akan selalu berhati-hati dalam ‎menjalani kehidupan ini. ‎

Adapun iman kepada Rasulullah Saw menjadikan seseorang yakin ‎bahwa ada contoh sosok manusia teladan yang akan terus membimbingnya ‎dalam bertauhid, beribadah, bermuamalah dan berakhlak. Dia akan siap ‎menjalani hidup yang penuh dengan ujian, tantangan serta godaan, karena ‎ada panduan langsung dari Sang penerima wahyu. ‎

Kedua, amal shalih. Bukti dari keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya ‎adalah tindakan nyata berupa perbuatan baik atau dalam istilah al-Quran ‎disebut dengan amal shalih. ‎

Jika kita cermati, hampir setiap ayat yang menyebut kata aamanuu ‎‎(iman) selalu disertai dengan ‘amilu as-shaalihaat (amal shahlih). Ini ‎menunjukkan bahwa iman hanya akan bermakna ketika diiringi dengan amal ‎shalih. Keimanan tanpa bukti nyata berupa amal shalih hanyalah sebuah ‎kedustaan belaka. Sebaliknya, amal shalih tanpa iman sia-sia belaka.  Wallahu A’lam

Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.(Jas).

1

Bertempat di Aula Lantai I Pengadilan Tinggi Agama Medan, pada hari Jum’at tanggal 10 November 2023 di mulai pukul 08.00 Wib dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2023 yang diikuti oleh seluruh Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan. Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2023 ini dilaksanakan berdasarkan Surat Plh. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Nomor 2308/KPTA.W2-A/UND.HM3.1.1/XI/2023 tanggal 9 November 2023. Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Plh. Ketua Bapak Dr. H. Syaifuddin, S.H., M.Hum, Protokol Sri Fitriati, S.Kom, Pimpinan Upacara Van Stevid Situmorang, S.E., M.M., Pembaca UUD 1945 Fakhruddin Siregar, S.Ag, M.H., Pembaca Pesan-Pesan Pahlawan Ahmad Wahyudi Nasution, S.Th.I, S.H. dan Pembaca Do’a adalah Drs. Sofyan Sauri, S.H., M.H.

Dalam upacara Peringatan Hari Pahlawan kali ini Inspektur Upacara membacakan Amanat Menteri Sosial R.I. sebagai berikut :

Segala puji bagi Tuhan Semesta Alam, hari ini 10 November 2023 kita memperingati Hari Pahlawan, hari yang sangat bermakna bagi kehidupan kita berbangsa dan bernegara.

Hari Pahlawan ke-78 ini diperingati dengan mengusung tema "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan". Tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata. Mengingat kita merupakan pasar yang besar dan dikarunia begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpang beragam mineral. Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara.

Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukkan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945. Tidak mudah memang, tapi pasti bisa. Karena Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan. Nilai yang jika kita ikuti niscaya membawa jejak kemenangan.

2

Saudara-saudara, sebangsa, setanah air.

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran serta mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan kelompok dan atau diri sendiri.

Para Pahlawan telah mengajarkan kepada kita bahwa: kita bukan bangsa pecundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal dan dada menggelora. Dengan hanya berbekal bambu runcing, para Pahlawan dalam Pertempuran 10 November menghadapi musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya. Rakyat bergandeng tangan dengan para Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama berikut pengikutnya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu. Merdeka atau Mati!

3

Saudara-saudara, sebangsa, setanah air.

Bersyukur saat ini, semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dapat dilihat dan dirasakan denyutnya di seluruh pelosok Negeri.

Semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945. Semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. Menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Mewujudkan masa depan yang lebih baik. Bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju, makin sejahtera. Selamat Hari Pahlawan tahun 2023. Marilah kita panjatkan doa bagi para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Jakarta, 10 November 2023
Menteri Sosial RI

Tri Rismaharini

Demikian  Upacara Perintatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2023 ini dilaksanakan, Semoga kita tetap mengenang jasa-jasa pahlawan. (Jas).

Tim Manajemen Risiko Pengadilan Tinggi Agama Medan melaksanakan rapat lanjutan sesuai dengan surat undangan Plh. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Nomor 2305/KPTA.W2-A/UND.OT1.7/XI/2023 tanggal 7 November 2023, bahwa rapat dilaksanakan pada hari ini, Rabu, 8 November pukul 08.30 WIB di Ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Medan.

Rapat dibuka oleh moderator, Sri Fitriati, S.Kom., yang merupakan anggota rapat yang kemudian dipimpin oleh Bapak Dr. H, Syaifuddin, SH., M.H. selaku Ketua Tim. Rapat lanjutan kali ini membahas Form 4 yaitu Pengendalian SPIP (Sistem Pengedalian Intern Pemerintah), dimana dalam menyusun form 4 tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dimana unsur-unsur SPIP terdiri atas lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi dan pemantauan pengendalian intern. Sehingga unsur-unsur tersebut dipetakan menjadi sub unsur, kemudian infrastruktur apa saja yang diperlukan, kapan waktu memulai pembangunan infrastruktur dan kapan waktu implementasi pengendalian risiko tersebut.

Bapak Dr. H. Syaifuddin, S.H., M.Hum menyebutkan ada beberapa infrastruktur atas penanganan risiko yang telah dianalisa, seperti:

  • Menyelenggarakan koordinasi
  • Menyusun program pengawasan berkala
  • Menyusun SOP dimana SOP ini belum ada yaitu, SOP Kearsipan melalui SIPP dan Menyusun SOP Pemantauan Pekerjaan PPNPN.

Setelah tim sepakat dalam menyusun form pengenalian SPIP, Ketua Tim menyampaikan bahwa apa yang telah kita susun selanjutnya akan kita laporkan kepada YM. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan yang kemudian pimpinan akan membuat agenda sosialisasi kepada seluruh pegawai. Semoga Laporan Manajemen Risiko yang telah disusun oleh tim dapat bermanfaat bagi organisasi Pengadilan Tinggi Agama Medan, yaitu meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan dan peningkatan kinerja Pengadilan Tinggi Agama Medan. (tsf)

Memenuhi Undangan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Medan Nomor : UND-64/KNL.0201/2023 tanggal 3 November perihal Penyelesaian Sertipikasi BMN dengan Status K3 (terdapat permasalahan) di Wilayah Kota Medan, H. Khairuddin, S.H., M.H., Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan didampingi Muhammad Irnanda Siregar, S.H., Pranata keuangan APBN Pelaksana Lanjutan/Mahir Pengadilan Tinggi Agama Medan mengikuti acara dimaksud pada hari ini, Rabu, 8 November 2023 yang dimulai pada Pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Tata Usaha Perpajakan (TUP) Gedung Keuangan Negara (GKN) Medan.

Berkenaan dengan penyelesaian target sertipikasi bidang tanah dengan status K3 membahas hal-hal mengenai:

1. Pemetaan partisipatif oleh Kantor Pertanahan Kota Medan;

2. Penandatangan Berita Acara Pemeriksanaan Data Yuridis dan/atau Fisik Tanah oleh perwakilan satuan kerja, kantor Pertahanan Kota Medan dan KPKNL Medan.

Keikutsertaan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan dan staf pada acara hari ini menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi Agama Medan adalah bentuk dukungan atas komitmen Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Medan untuk memberikan pelayanan yang Bersih, Inovatif dan Melayani (Beriman) sebagai implementasi nyata pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2024. (tsf)

 

 

Pada hari Selasa tanggal 7 November 2023, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan melakukan kunjungan kerja ke PA Panyabungan. Maksud kunjungan kerja ini adalah untuk silaturrahmi sekaligus melakukan pembinaan. Hadir Ketua PA Panyabungan Agus Sopyan, Wakil Ketua A. Latif Rusydi Azhari Harahap, Hakim Muhammad Fadli dan Abdul Aziz Al Hamid, Panitera Zulpan, Sekretaris Masidah, serta seluruh staf.

Dalam kesempatan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan memotivasi aparatur PA Panyabungan agar berpacu untuk meraih kesuksesan. Pada akhir tahun ini, sebutnya, adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi atas capaian kinerja pada tahun 2023 ini. “Lakukan evaluasi atas hasil kinerja tahun 2023 ini, kemudian petakan apa saja yang harus dibenahi dan diperbaiki supaya pada tahun 2024 yang akan datang ada peningkatan dan meraih prestasi,” ungkap H. Abd. Hamid Pulungan memotivasi.

Dirinya meminta agar ada peningkatan kinerja Triwulan PA Panyabungan semakin baik pada tahun 2024. Diuraikannya, pada tahun 2023 ini, draf kinerja Triwulan III PA Panyabungan belum menampakkan hasil yang memuaskan. Bahkan, katanya lagi, peringkatnyapun sangat rendah yaitu berada di posisi 124. Dalam kesempatan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan menguraikan secara rinci item-item yang perlu dibenahi agar nilainya meningkat. Disebutkannya lebih lanjut, sebetulnya ada peluang PA Panyabungan meraih peringkat 50 asalkan terpenuhi kriteria yang ditentukan. “Buatlah strategi dan program peningkatan kinerja Triwulan. Harus ada kerjasama yang baik dari semua pihak supaya ada peningkatan peringkat Triwulan yang signifikan. Targetnya berada pada peringkat 50,” katanya berpesan.

Selain itu, H. Abd. Hamid Pulungan mengingatkan para Hakim untuk selalu menerapkan hukum acara dalam penanganan perkara dengan baik dan benar. Sebab, tambahnya lagi, seorang Hakim dituntut profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai penegak hukum agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan sebaik-baiknya.

Dari sisi kinerja tentang zona integritas menuju WBK, H. Abd. Hamid Pulungan berharap  PA Panyabungan bersungguh-sungguh menerapkan 6 (enam) area PMPZI. Saya yakin PA Panyabungan mampu meraih WBK tahun 2024. Sebab, urainya memberi alasan, karena sarana dan prasarana pendukung di PA Panyabungan telah memadai dan gedungnya pun telah prototype dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, tambahnya lagi, peluang untuk meraih WBK cukup besar. “Lakukan upaya yang sungguh-sungguh dan kerjakan sesuatu yang luar biasa supaya hasilnya pun luar biasa. Saya yakin bisa,” pungkas H. Abd. Hamid Pulungan.

Dalam pembinaannya, H. Abd. Hamid Pulungan menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembangunan zona integritas seperti pembuatan dokumen setiap area. Dijelaskannya, pada awal tahun 2024, buatlah rapat tentang komitmen bersama, rapat tentang pembentukan Tim Zona Integritas, rapat tentang pembuatan rencana aksi, rapat tentang pemilihan agen perubahan dan lali-lain. Setiap dokumen tersebut harus ada 4 (empat) unsur yaitu undangan rapat, absensi rapat, notulen rapat dan foto kegiatan serta dilengkapi dengan video.

Selain menyampaikan tentang pembangunan zona integritas, H. Abd. Hamid Pulungan mengingatkan tentang pelayanan dengan pendekatan 5.S yaitu senyum, salam, sapa, sopan, santun. Dan juga tentang 5.R yaitu ringkas, rapi, resik, rawat, rajin. Pembinaan yang dilaksanakan di ruang media center tersebut dimulai pukul 08.00 dan selesai pukul 09.30 Wib.  (ahp)  

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg