
Medan, 1 Juni 2026 – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Dr. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H., menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Astaka Dispora Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, TNI, Polri, aparatur sipil negara, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar negara dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui upacara ini, semangat gotong royong, toleransi, dan kebhinekaan kembali diteguhkan sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia yang maju dan berkeadilan.

Kehadiran Wakil Ketua PTA Medan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan dan partisipasi aktif lembaga peradilan dalam memperingati hari nasional serta meneguhkan komitmen aparatur peradilan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang adil, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, diharapkan seluruh aparatur negara dan masyarakat dapat terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Medan, 28 Mei 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan melaksanakan kegiatan Pemotongan Hewan Qurban Tahun 1447 H/2026 M yang bertempat di Rumah Dinas Hakim PTA Medan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh Pimpinan PTA Medan, seluruh Hakim Tinggi, serta seluruh ASN PTA Medan dan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan serta nilai-nilai keikhlasan dalam beribadah.
Pada pelaksanaan qurban tahun ini, PTA Medan menyembelih lima ekor lembu yang berasal dari para shohibul qurban di lingkungan PTA Medan. Kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan ibadah qurban sekaligus wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat dan karunia yang telah diberikan.

Sejak pagi hari, seluruh panitia dan pegawai yang terlibat telah mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan qurban. Menariknya, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif seluruh unsur pegawai PTA Medan. Mulai dari proses penyembelihan hewan qurban, pengulitan, pemotongan daging, penimbangan, pengemasan, hingga pendistribusian daging qurban dilakukan secara gotong royong oleh para pegawai.
Kebersamaan yang terjalin selama proses pelaksanaan qurban mencerminkan semangat kekeluargaan yang kuat di lingkungan PTA Medan. Para hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, hingga PPPK turut mengambil bagian sesuai tugas masing-masing demi kelancaran kegiatan tersebut.
Setelah proses pemotongan dan pengemasan selesai, daging qurban didistribusikan kepada para shohibul qurban, pegawai PTA Medan, serta masyarakat yang berhak menerima. Warga yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan juga mendapatkan bagian daging qurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara PTA Medan dengan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, PTA Medan tidak hanya melaksanakan syariat Islam berupa ibadah qurban, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Kegiatan qurban diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan rasa empati terhadap sesama, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PTA Medan kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang harmonis, religius, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, baik di lingkungan internal maupun kepada masyarakat luas.

Medan, 26 Mei 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan melaksanakan kegiatan Acara Perpisahan Hakim Tinggi PTA Medan yang bertempat di Aula PTA Medan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan dan haru sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para hakim tinggi yang mendapatkan amanah tugas di satuan kerja baru.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan PTA Medan, seluruh Hakim Tinggi, seluruh ASN PTA Medan, serta keluarga dari pejabat yang berpindah tugas. Kehadiran seluruh peserta menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Adapun Hakim Tinggi PTA Medan yang berpindah tugas yaitu:
- Drs. Ahmad Musa Hasibuan, M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Hakim Tinggi PTA Padang.
- Drs. Alimuddin, S.H., M.H. yang mendapat amanah baru di PTA Kepulauan Riau.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, penyampaian kesan dan pesan, serta sambutan dari pimpinan PTA Medan. Dalam sambutannya, pimpinan PTA Medan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di PTA Medan.
Suasana haru terasa ketika penyampaian pesan dan kesan dari para hakim tinggi yang berpindah tugas. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, serta hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama bertugas di PTA Medan.
Selain menjadi momen perpisahan, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi kepada aparatur peradilan yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan PTA Medan.

Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan ditutup dengan doa bersama serta sesi ramah tamah antara pimpinan, ASN, dan keluarga yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan silaturahmi dan hubungan baik tetap terjalin meskipun bertugas di tempat yang berbeda.

Medan, 25 Mei 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Hakim Tinggi PTA Medan serta Ketua Pengadilan Agama Wilayah Sumatera Utara yang bertempat di Aula PTA Medan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., dan berlangsung dengan penuh khidmat serta nuansa kekeluargaan.
Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan PTA Medan, seluruh Hakim Tinggi, seluruh ASN PTA Medan, para tamu undangan, serta keluarga pejabat yang dilantik. Kehadiran para undangan dan keluarga menambah suasana haru dan penuh makna dalam prosesi pelantikan dan serah terima jabatan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan acara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia mengenai pengangkatan dan mutasi pejabat di lingkungan peradilan agama. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan.
Dalam sambutannya, Ketua PTA Medan menyampaikan bahwa mutasi, promosi, dan pelantikan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lembaga peradilan serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Selain itu, Ketua PTA Medan berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan mampu membawa inovasi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan di satuan kerja yang dipimpin.
Adapun pejabat yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu:
Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Para pejabat yang dilantik tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur atas amanah yang diberikan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pejabat yang dilantik, pimpinan PTA Medan, serta para tamu undangan sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap amanah jabatan yang baru diemban.
Melalui kegiatan ini, PTA Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, serta pelayanan peradilan agama yang profesional, modern, transparan, dan berintegritas di wilayah Sumatera Utara.

Medan, 25 Mei 2026 – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., bersama Hakim Tinggi PTA Medan, Drs. Mhd. Nuh, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Penyusunan Naskah Urgensi Tahun Anggaran 2026 yang mengangkat judul “Implementasi Mekanisme Pra Persidangan (Pre Trial) dalam Peradilan Perdata di Indonesia.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Grand Mercure Medan Angkasa dan dihadiri oleh unsur peradilan, akademisi, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pengembangan sistem hukum dan peradilan di Indonesia.
Kegiatan penyusunan naskah urgensi ini bertujuan untuk menghimpun berbagai pandangan, kajian, dan masukan terkait penerapan mekanisme pra persidangan (pre trial) dalam perkara perdata sebagai bagian dari upaya reformasi sistem peradilan yang lebih efektif dan efisien. Pembahasan tersebut menjadi penting dalam rangka mendorong penyelesaian sengketa yang lebih cepat, sederhana, dan berbiaya ringan sesuai asas peradilan modern.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai aspek terkait kemungkinan implementasi mekanisme pra persidangan dalam sistem hukum acara perdata di Indonesia, termasuk tantangan regulasi, kesiapan lembaga peradilan, serta dampaknya terhadap percepatan penyelesaian perkara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar gagasan dan pengalaman antar peserta guna memperkuat kualitas penyusunan naskah urgensi yang sedang disusun.
Kehadiran Ketua PTA Medan dan Hakim Tinggi PTA Medan menunjukkan komitmen PTA Medan dalam mendukung pengembangan dan pembaruan sistem hukum nasional, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan efektivitas proses peradilan.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan kajian yang konstruktif untuk mendukung penyempurnaan regulasi hukum acara perdata di Indonesia, sehingga sistem peradilan dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat pencari keadilan.